Logo Header Antaranews Sulteng

Hanura bertahan pada angka PT 2,5 persen

Minggu, 11 Maret 2012 15:38 WIB
Image Print
Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto. (FOTO ANTARA/Jessica Wuysang)
Belum ada laporan dari sana (Jakarta) apa hasilnya

Palu (ANTARA News) - Partai Hati Nurani Rakyat bertahan pada usulan angka parliamentary threshold 2,5 hingga 3 persen.

"Alasannya jangan sampai ada suara rakyat yang hilang. Percuma," kata Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto saat menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Daerah Hanura di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu sore.

Wiranto mengatakan dengan pemberlakuan 2,5 persen saja terdapat 19 juta suara rakyat hasil Pemilu yang akan hilang karena tidak punya perwakilan di DPR.

"Kalau dua kali lipat berarti ada 38 juta suara yang mubazir. Apakah itu tidak melanggar demokrasi," kata Wiranto.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan, dirinya belum bisa memberikan gambaran tentang koalisi partai yang akan mendukung ambang batas perolehan suara 2,5 sampai 3 persen tersebut karena sekarang pertemuan dengan sejumlah partai masih berlangsung.

"Belum ada laporan dari sana (Jakarta) apa hasilnya," katanya.

Sementara itu Ketua DPP Partai Hanura Yudi Krisnandi mengatakan Hanura akan berjuang bersama-sama partai menengah untuk bisa meloloskan ambang batas 2,5 persen tersebut.

"Kan hanya tiga partai yang permintaannya di atas tiga persen. Selebihnya kita akan bersama-sama memperjuangkan itu," katanya.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengatakan kader partai Hanura tidak boleh menjadi penghianat perjuangan rakyat. Sehingga apa pun yang terjadi harus hidup dan mati bersama rakyat.

"Slogan kita hidup dan mati bersama rakyat. Bukan kita hidup rakyat mati," katanya.

(A055/R010)



Pewarta :
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026