Logo Header Antaranews Sulteng

Dede Yusuf: Jangan Pesimistis Dengan PON Riau

Jumat, 7 September 2012 09:53 WIB
Image Print
Atlet Sulawesi Tengah yang akan mengikuti PON XVIII di Riau September 2012. (Foto : Adha Nadjemuddin)
Jangan ada pesimisme dalam pertandingan olahraga, apapun kondisinya harus tetap bisa dijadikan ajang prestasi, semua harus mendorong agar PON XVIII sukses," kata Dede yang juga mantan atlet nasional Taekwondo itu."

Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat H Dede Yusuf meminta seluruh kontingen berusaha menyukseskan PON XVIII/2012 Riau dengan prestasi dan tidak terpengaruh dengan faktor infrastruktur pertandingan yang sebagian belum rampung.

"Bagaimanapun PON XVIII Riau adalah sejarah olahraga nasional, harus disukseskan bersama dengan prestasi. Jangan ada pesimistis dengan kesiapan tuan rumah, atlet harus tetap berprestasi," kata Dede Yusuf di Bandung, Jumat.

Dede mengakui, berdasarkan laporan dari tim KONI Jabar, sejumlah infrastruktur pertandingan dan penginapan belum rampung. Namun hal itu bukan salah satu kendala bagi atlet yang sudah biasa berkeringat dan berlatih dengan kondisi apapun, katanya.

Ia menyebutkan, kemungkinan tempat pertandingan ada yang tidak optimal, namun di sisi lain atlet, ofisial dan pelatih punya tanggung jawab moral untuk tetap membuat PON XVIII Riau tetap sukses.

"Bila memang ada tempat pertandingan yang belum selesai, anggaplah itu tempat latihan, jangan mengeluh apalagi mempersalahkan kondisi di sana. Tetap fight dan berprestasi," kata Dede Yusuf.

Ia berharap, atlet official dan seluruh Kontingen Daerah ikut mendorong agar PON XVIII tetap sukses.

"Jangan ada pesimisme dalam pertandingan olahraga, apapun kondisinya harus tetap bisa dijadikan ajang prestasi, semua harus mendorong agar PON XVIII sukses," kata Dede yang juga mantan atlet nasional Taekwondo itu.

Dede menyebutkan, Jabar sebagai calon tuan rumah PON belajar banyak dari persiapan Pemprov Riau dalam melakukan persiapan menjadi tuan rumah perhelatan akbar olahraga nasional itu.

"Jabar akan menjadi tuan rumah PON XIX/2016, bukan hanya Jabar yang bekerja, harus didorong seluruh daerah," katanya.

Untuk itu, menurut Dede Jabar akan melakukan persiapan secara bertahap dalam empat tahun ke depan baik itu membangun infrastruktur pertandingan, penginapan dan pendukung lainnya.

"Tahun depan Jabar sudah akan membangun fasilitas untuk PON XIX/ 2016," kata Dede lagi. (Ant)



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026