Realisasi APBD Sulteng Naik

id apbd

Ilustrasi (antaranews)

Palu, (antarasulteng.com) - Realisasi belanja daerah pada APBD 2017 di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus merangkak naik hampir mencapai delapan persen dari bulan sebelumnya.

Pemerintah daerah telah merEalisasikan anggaran belanja daerah sebesar 35,33 persen.

"Itu realisasi periode 30 Juni 2017," kata Sekretaris Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran Provinsi Sulawesi Tengah Yanmart Nainggolan di Palu, Senin.

Dia mengatakan, realisasi belanja saat ini sudah mencapai Rp1,271 triliun dari pagu APBD sebesar Rp3,587 triliun.

Sementara anggaran realisasi fisik sebesar 36,46 persen dari target sebesar 40 persen.

Pada periode sebelumnya yakni 31 Mei 2017, realisasi belanja mencapai 28,86 persen sehingga terjadi pergerakan realisasi sebesar hampir delapan persen hingga Juni 2017.

Pada rapat Tepra yang berlangsung di Kantor Gubernur, Senin, Yanmart mengemukakan beberapa isu strategis terkait belum terealisasinya belanja daerah antara lain yang bersumber dana alokasi khusus di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Juknis pelaksanaan DAK dari Mendikbud sudah ada, tetapi masih perlu dilakukan harmonisasi juklak bersama BPKAD (Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah) sehingga realisasi DAK Dikbud belum dapat terealisasi," katanya.

Sementara itu Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Derry B Djanggola memberikan peringatan kepada para kepala organisasi perangkat daerah agar tidak mewakilkan kepada bawahan mereka dalam membahas realisasi anggaran.

Dia mengapresiasi capaian realisasi anggaran oleh masing-masing OPD. Meski demikian Derry mempertanyakan kepada OPD yang realisasi anggarannya belum maksimal.

Dirinya meminta agar mendiskusikan masalah teknis yang ada pada masing-masing sehingga ditemukan solusi dalam mempercepat realisasi belanja daerah.

Derry berharap agar permasalahan yang ada tidak lagi terjadi pada bulan-bulan mendatang sehingga serapan belanja daerah lebih dipercepat sesuai rencana. (skd) 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar