
Prabowo apresiasi para menteri mampu rampungkan 80 ribu Kopdes di Juli

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi para menteri atas keberhasilan membentuk 80 ribu lebih Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih yang diresmikan pada Juli.
Prabowo mengungkapkan peresmian ini lebih cepat dari perkiraan pembentukan 80 ribu Kopdes/Kopkel Merah Putih baru rampung pada Oktober atau November.
"Saya jujur dalam hati saya ya sudahlah kira-kira Oktober November nanti terbentuk, tahu-tahu laporan Pak kita Juli siap diresmikan, ah berapa? 80.000 semuanya. Yang benar? Terima kasih saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo dalam peluncuran 80 ribu unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin.
Berdasarkan pantauan dari tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, Presiden menyampaikan bahwa gagasan awal pembentukan koperasi secara masif itu bermula dari keputusan untuk tidak membentuk koperasi dalam jumlah terbatas, melainkan menyasar seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.
Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri, terdapat sekitar 83 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, sehingga ditetapkan target untuk membentuk koperasi di seluruh wilayah tersebut.
Untuk mengoordinasikan program tersebut, Presiden menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih.
Dalam rapat awal, para menteri terkait, termasuk Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan kesanggupan melaksanakan program sesuai arahan.
"Saya tanya bisa atau tidak? Bisa Pak. Oh bagus, itu jawaban yang saya suka. Kalau jawabannya tidak bisa Pak, waduh ini gimana ini? Terpaksa reshuffle ini. Tapi alhamdulillah yang hadir bisa Pak, Menteri Koperasi bisa Pak," ucap Presiden.
Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak yang terlibat dan menilai keberhasilan ini sebagai hasil dari kerja kolektif dengan semangat yang sama.
"Katanya semua bekerja sebagai satu tim, bergerak semua. Terima kasih. Jadi ternyata kalau kita punya niat yang baik, kehendak yang baik, dorongan yang kuat, motivasi yang kuat, bisa. Yang tidak bisa jadi bisa, 80.000," pungkas Kepala Negara.
Peluncuran Kopdes/Kopkel Merah Putih ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlaku sejak 27 Maret 2025.
Peluncuran tersebut diikuti secara serentak oleh seluruh daerah di Indonesia melalui sambungan daring, mencakup 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 81.140 unit Kopdes/Kopkel Merah Putih telah terbentuk di seluruh Indonesia, dengan 80.081 di antaranya telah berbadan hukum.
Program ini ditujukan untuk membangun ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan guna menciptakan pemerataan serta membebaskan masyarakat dari kemiskinan. Sebanyak 13 kementerian dan dua lembaga negara terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, bersama dengan para gubernur, wali kota, bupati, dan kepala desa.
Selain unit-unit koperasi yang telah terbentuk, pemerintah juga telah menyiapkan 108 koperasi percontohan yang diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lainnya. Mulai 22 Juli 2025, koperasi percontohan tersebut telah dapat mengakses pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
