Tolitoli mulai terapkan 5 hari belajar jenjang PAUD, SD dan SMP

id Kabupaten Tolitoli ,Sulawesi Tengah ,pemkab Tolitoli,Satuan pendidikan,Dinas Pendidikan,Belajar mengajar

Tolitoli mulai terapkan 5 hari belajar jenjang PAUD, SD dan SMP

Ilustrasi - Peserta didik jenjang SMP di Sulawesi Tengah masuk sekolah dan mengikuti program makan bergizi gratis (MBG), Selasa (22/7/2025). (ANTARA/Moh Salam)

Tolitoli (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), mulai menerapkan aturan lima hari belajar untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah itu.

Bupati Tolitoli Amran Hi Yahya mengatakan aturan itu bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran, memberikan waktu istirahat yang cukup bagi peserta didik dan pendidik, serta menyesuaikan dengan kebutuhan perkembangan pendidikan di daerah.

"Jadi untuk tahap awal, aturan lima hari belajar dilakukan uji coba selama tiga bulan mulai 21 Juli hingga 21 September mendatang," kata Yahya kepada awak media di Baolan, Selasa.

Ia mengemukakan agar selama masa uji coba itu masing-masing satuan pendidikan diminta untuk memantau, mengevaluasi, dan melaporkan, pelaksanaan aturan tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

"Satuan pendidikan didorong untuk mengoptimalkan jam belajar dengan berbagai metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif, mengacu pada pencapaian delapan dimensi profil kelulusan yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, kewargaan, bernalar kritis, kreatif, kolaboratif, kemandirian, kesehatan dan komunikasi," ucapnya.

Ia menuturkan pentingnya peran guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas serta fungsinya sesuai dengan jam kerja yang ditetapkan, termasuk merencanakan pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, dan kegiatan pengembangan profesional.

"Untuk guru dan tenaga kependidikan bisa memanfaatkan hari Sabtu guna kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan seperti lokakarya, pelatihan, penyusunan perangkat pembelajaran tanpa mengganggu hak istirahat," sebutnya.

Yahya mengajak seluruh guru-guru memastikan ikut mensosialisasikan kebijakan uji coba aturan lima hari belajar kepada masyarakat dan orang tua peserta didik.

Menurut dia, guru dan tenaga kependidikan dapat segera menyusun jadwal pelajaran serta kegiatan sekolah yang mengakomodir penerapan lima hari belajar.

"Melaporkan kendala dan perkembangan selama uji coba kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat secara berkala," katanya.

Diketahui, untuk jam pulang siswa PAUD dengan penerapan aturan itu menjadi pukul 11.30 Wita dan khusus hari Jumat pukul 10.30 Wita. Jam pulang bagi siswa SD di Tolitoli Senin sampai Kamis pukul 13.50 Wita dan hari Jumat pukul 10.45 Wita.

Sementara jam pulang untuk siswa SMP di daerah itu Senin hingga Kamis pukul 14.45 Wita dan khusus Jumat pukul 11.10 Wita.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.