Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen mendukung Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA dan SMK.
"Ada 124 guru PAI yang dibiayai Pemprov Sulteng sedang belajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sulteng Novalina di Palu, Senin.
Hal itu disampaikan Novalina dalam pertemuan bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tengah. Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis, salah satunya adalah minimnya sinkronisasi data siswa antara instansi pemerintah daerah dengan Kementerian Agama.
Dia mengatakan hal itu berdampak pada tidak terbacanya data siswa madrasah dan pesantren dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), terutama bagi siswa yang berpindah jalur dari SMA ke madrasah atau sebaliknya.
“Kita akan agendakan kembali pertemuan lanjutan, untuk mencari solusi lebih mendalam. Kami menduga, banyaknya data anak putus sekolah di Sulteng disebabkan tidak sinkronnya data antar instansi,” ungkap Sekda.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Muchlis mengapresiasi komitmen Pemprov Sulteng dalam bidang pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih atas pembiayaan PPG untuk guru PAI. Ini sangat berarti, karena sudah lama dinantikan oleh para guru," katanya.
Lanjut dia, kolaborasi sangat penting untuk memastikan masa depan pendidikan di Sulteng dan dapat menghasilkan investasi sumber daya manusia yang berkualitas.
