Kolonodale, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah terus memperkuat layanan gawat darurat Rumah Sakit (RS) Pratama Mayapuria Baturube sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Penanganan gawat darurat tidak hanya berkaitan dengan fasilitas ruangan maupun tenaga kesehatan, tetapi juga harus ditunjang dengan ambulans yang memadai," kata Bupati Morowali Utara Delis J Hehi di Kolonodale, Selasa.
Ia menjelaskan kesehatan salah satu layanan prioritas Pemkab Morut yang diimplementasikan ke dalam program jangka menengah 2025-2030.
Oleh karena itu, katanya, rumah sakit harus dilengkapi dengan fasilitas kesehatan memadai sebagai representasi pemerintah daerah dalam memberikan hak-hak dasar kesehatan bagi masyarakat.
"Kami telah menyerahkan dua unit ambulans untuk RS Pratama Mayapuria dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Kesehatan Terpadu (P2KT) Magasi, Senin (11/8), untuk penguatan pelayanan kesehatan," ujarnya.
Ia mengemukakan bantuan itu merupakan bagian dari komitmen Pemda Morut untuk memberikan layanan kesehatan yang prima dan memadai, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ucap Delis.
Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara Arif Paskal Pokonda mengungkapkan ke depan Pemkab Morut menambah dua ambulans
Rencananya, armada tersebut akan dialokasikan untuk UPT Puskesmas Pandauke di Kecamatan Mamosalato dan UPT Puskesmas Molino di Petasia Timur.
“Langkah ini selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Morut untuk mewujudkan Morut Sehat, Cerdas, Sejahtera (SCS) jilid II," kata dia.
