Cara Vale cetak tenaga kerja siap Industri

id Vale,cetak,tenaga kerja

Cara Vale cetak tenaga kerja siap Industri

Kelas Vocational Short-Term Training (VST) yang digagas PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan Politeknik Sorowako (Poliwako). Foto : ANTARA/HO/ (Dokumentasi Pt Vale)

Sorowako (ANTARA) - Muhammad Nur Adnan tak pernah menyangka hobinya mengutak-atik kabel listrik di rumah bisa membawanya ke program pelatihan bergengsi. Pemuda asal Desa Balambano , Luwu Timur ini, saat ini sedang mengikuti kelas Pelatihan Vokasional Jangka Pendek ( VST ) yang diinisiasi oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale ), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan Politeknik Sorowako ( Poliwako ).

"Bidang kelistrikan sangat dibutuhkan di masa depan. Saya optimistis keahlian ini bisa menjadi bekal saya untuk bersaing," ujarnya.

Adnan adalah salah satu dari 87 peserta VST yang sedang dipersiapkan untuk terjun ke dunia kerja industri. Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tetapi memiliki satu tujuan yang sama: mengubah peluang menjadi masa depan.

Indonesia sedang menapaki jalan besar: hilirisasi mineralisasi dan transisi energi. Di balik melimpahnya peluang kerja, terdapat tantangan klasik, yaitu tenaga kerja lokal yang seringkali tidak memiliki keterampilan dan sertifikasi yang dibutuhkan industri.

Inilah yang coba dijawab Vale . Melalui VST , para peserta dibekali dengan keterampilan praktis di tiga bidang paling relevan: klasifikasi, kelistrikan, dan administrasi bisnis. Tak hanya teori, mereka juga menjalani praktik intensif, lalu mengantongi pelatihan resmi dan sertifikat kompetensi.

"Kami percaya bahwa keterampilan yang relevan adalah kunci agar masyarakat lokal dapat mengambil peran strategis dalam pengembangan industri ini," kata Suharpiyu , Kepala Sorowako Limonite Ore PT Vale .

Program ini bukan sekadar proyek perusahaan, melainkan bagian dari visi besar Asta Cita, yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah Luwu Timur memprioritaskan penguatan daya saing sumber daya manusia setempat.

"Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena pelatihan berbasis kompetensi merupakan kunci bagi Luwu Timur untuk dapat maju dan sejahtera," tegas Hariyadi Hamid , Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Lutim .

Sementara Direktur Poliwako , Harjuma menambahkan, para peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis saja, tetapi juga dua sertifikat resmi yang memudahkan dalam melamar pekerjaan.

Karyawan PT Vale Indonesia. (ANTARA/HO-PT Vale)

Upaya mencetak tenaga kerja siap pakai bukanlah hal baru bagi Vale . Catatan data resmi perusahaan:

- 1.516 orang telah lulus dari Akademi Teknik Sorowako , sebuah lembaga pendidikan yang didirikan Vale untuk memperkuat talenta lokal.

Vale memiliki 180 asesor kompetensi bersertifikat BNSP dan telah mensertifikasi 243 pekerja non-staf — sekitar 21,2% dari target.

Pomalaa, Kolaka, melatih warga dalam elektrikal, pengelasan, operasional alat berat, dan administrasi kantor.

Semua ini menunjukkan komitmen perusahaan, pemanfaatan sumber daya alam harus berjalan beriringan dengan pengembangan sumber daya manusia.

VST bisa menjadi pintu keluar dari keraguan, apakah mereka hanya menjadi penonton di tengah geliat industri, atau justru pemain utama.

Adnan dan puluhan peserta lain kini punya alasan untuk percaya bahwa masa depan industri bukan hanya milik mereka yang datang dari kota besar. Dengan sertifikasi, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri, mereka siap bersaing di pasar tenaga kerja yang makin ketat.

Vale, lewat cara-caranya, telah membuka jalan. Sisanya tinggal bagaimana peserta menjaga semangat, dan bagaimana program ini bisa terus berlanjut, agar semakin banyak tenaga kerja lokal yang lahir bukan sekadar sebagai pencari kerja, tapi sebagai aset industri.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.