Logo Header Antaranews Sulteng

PT Vale tegaskan operasional dan keberlanjutan investasi usai RKAB 2026 disetujui

Jumat, 16 Januari 2026 09:38 WIB
Image Print
PT Vale Indonesia Tbk (IDX: INCO) menyatakan kepastian operasional dan keberlanjutan investasi jangka panjang setelah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 perusahaan tersebut resmi disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis (15/1/2026). ANTARA/HO-PT Vale

Jakarta (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk (IDX: INCO) menyatakan kepastian operasional dan keberlanjutan investasi jangka panjang setelah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 perusahaan tersebut resmi disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis (15/1).

Persetujuan RKAB tersebut menjadi landasan bagi PT Vale, yang merupakan anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID), untuk melanjutkan kembali seluruh kegiatan operasional dan konstruksi pertambangan nikel secara terintegrasi di Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto mengatakan, dengan dasar perizinan yang telah lengkap, seluruh aktivitas perusahaan kini kembali berjalan secara normal, patuh terhadap ketentuan, serta berorientasi pada keberlanjutan.

“Dengan dasar perizinan yang lengkap, seluruh kegiatan kami kini berjalan kembali secara normal, patuh, dan berkelanjutan,” ujar Bernardus dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menambahkan, perusahaan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam mengoptimalkan kegiatan operasional, sekaligus mengejar ketertinggalan produksi akibat penghentian sementara yang sebelumnya dilakukan.

Persetujuan RKAB 2026 tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang kembali menerapkan mekanisme persetujuan RKAB tahunan, menggantikan skema persetujuan tiga tahunan yang sebelumnya terintegrasi dengan perizinan dasar lainnya.

Menurut PT Vale, kebijakan ini memberikan kepastian usaha sekaligus memperkuat disiplin produksi dan tata kelola industri pertambangan nikel nasional.

Dengan berlakunya RKAB 2026, PT Vale memastikan kelanjutan rencana operasional dan produksi, serta kesinambungan pasokan bahan baku bagi industri pengolahan dan pemurnian nikel dalam negeri.

Selama lebih dari lima dekade beroperasi di Indonesia, perusahaan tersebut telah berkontribusi melalui penerimaan negara dari pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, serta pelibatan pelaku usaha lokal.

Sejalan dengan agenda pemerintah, PT Vale juga melanjutkan investasi pada teknologi rendah emisi dan pengembangan kapasitas pengolahan lanjutan, termasuk proyek High Pressure Acid Leach (HPAL), guna meningkatkan daya saing industri nikel Indonesia di pasar global dan mendukung ekosistem kendaraan listrik (EV).

PT Vale menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun industri nikel nasional yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui penerapan kepatuhan, transparansi, serta tata kelola perusahaan yang baik.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026