Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkab Donggala dorong budi daya udang di lahan pekarangan

Kamis, 21 Mei 2026 17:03 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang pekerja memeriksa tambak budidaya udang berkelanjutan atau Climate Smart Shrimp Farming (CSSF) yang dikembangkan di Desa Lalombi, Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (20/2/2025). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Donggala, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), mendorong pengembangan budi daya komoditas udang vaname melalui optimalisasi lahan pekarangan.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan pengembangan program tersebut segera dilakukan melalui tahap uji coba sebagai pilot project di Kantor Dinas Perikanan setempat.

"Tentunya optimalisasi lahan pekarangan ini sebagai langkah awal untuk mengukur efisiensi produksi dan model budidaya ini sebelum direplikasi kepada masyarakat di Kabupaten Donggala, " kata Vera di Banawa, Sulteng, Kamis.

Ia mengemukakan program budi daya udang vaname bertujuan untuk melakukan intervensi dalam menekan angka stunting di daerah tersebut.

"Jadi bisa memperkuat daya tahan ekonomi keluarga prasejahtera, khususnya kelompok desil 1 dan 2," ujar dia.

Menurut dia, komoditas udang vaname memiliki prospek pasar yang kuat, sehingga dapat menciptakan arus kas cepat bagi rumah tangga.

"Ke depan melalui uji coba ini menjadi kunci untuk memastikan budidaya udang vaname benar-benar adaptif dan produktif saat diterapkan di rumah tangga penerima manfaat," katanya.

Ia mengatakan program tersebut nantinya menyasar keluarga nelayan, terutama ibu rumah tangga sebagai pelaku utama budi daya di pekarangan rumah.

Tambak udang berbasis alam di Desa Lalombi, Donggala, Sulawesi Tengah, pada 2025 berhasil panen 52 ton per hektare (ha).



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026