Logo Header Antaranews Sulteng

DRRC UI : Air Danau Towuti aman dan penuhi baku mutu

Rabu, 17 September 2025 16:23 WIB
Image Print
Pengujian air Danau Towuti yang diambil pada 30 Agustus 2025 yang dilakukan Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI), serta Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur bekerja sama dengan PT Global Environment Laboratory (GEL). ANTARA/HO (PT Vale)

Towuti, Sulsel (ANTARA) - Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) memastikan hasil uji sampel air Danau Towuti menunjukkan kualitas masih aman dan memenuhi baku mutu kelas 2 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

"PT Vale komitmen menjalankan pemulihan pascakejadian kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, dengan prinsip transparansi, pendekatan ilmiah, serta kolaborasi," kata Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam usai mengawasi langsung penanganan sekaligus memastikan pelibatan tim ahli independen dalam observasi dan pengujian, Selasa.

Dia mengatakan uji independen dilakukan oleh DRRC UI, serta Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur bekerja sama dengan PT Global Environment Laboratory (GEL).

"Hasil uji udara di Dusun Molindoe, Desa Lioka, pada hari yang sama menunjukkan kadar SO, O, dan NO berada di bawah ambang batas baku mutu udara ambien nasional sehingga dinyatakan aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan," jelas Bupati.

Irwan menyebutkan hasil uji ini merupakan kabar baik sekaligus bukti nyata keterbukaan PT Vale.

“Pemantauan rutin tetap dilakukan agar kepastian ini terjaga dan semua langkah dijalankan secara transparan untuk kebaikan masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.

Dia mengemukakan, dengan berakhirnya masa tanggap darurat pada 12 September 2025, pemerintah daerah bersama PT Vale memasuki tahap transisi pemulihan.

"Fokus diarahkan pada bantuan berkelanjutan, pemantauan kualitas lingkungan bersama tim independen, serta penguatan fasilitas desa agar lebih tangguh menghadapi risiko di masa depan," terangnya.

Sementara itu, Ketua DRRC UI Prof Fatma Lestari menegaskan hasil uji tersebut sahih dan kredibel sebab analisis dilakukan dengan standar ilmiah ketat dan observasi lapangan langsung.

"DRRC UI akan terus mendampingi agar pengelolaan lingkungan konsisten dengan bukti ilmiah dan harapan masyarakat,” tutur Fatma.

Direktur sekaligus Chief of Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menyambut hasil uji dengan rasa syukur, namun menegaskan perusahaan tidak akan lengah.

“Kami sadar tugas belum selesai. Pemulihan infrastruktur desa, bantuan bagi warga, dan keterbukaan informasi tetap kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Dia menerangkan, hingga hari ke-22, sebanyak 206 aduan resmi dari enam desa terdampak telah diverifikasi dan ditindaklanjuti, mulai dari layanan kesehatan hingga bantuan penghidupan.

"PT Vale bersama pemerintah juga melakukan perbaikan fasilitas publik seperti pegangan jembatan dan saluran irigasi," tutup Budiawansyah.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026