Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah menerima bantuan sebanyak 1,5 juta bibit kakao dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani kakao di daerah itu.
"Jadi Kabupaten Sigi mendapatkan alokasi khusus 1.500 hektare untuk tanaman Kakao atau 1,5 juta bibit untuk petani di Sigi," kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat ditemui awak media di Dolo, Selasa.
Ia mengemukakan bantuan bibit itu khusus untuk peningkatan sektor perkebunan di Kabupaten Sigi pada tanaman kakao.
"Ke depan untuk pengadaannya melalui swakelola di daerah masing-masing sesuai arahan Menteri Pertanian," ucapnya.
Ia menuturkan nantinya pembagian bibit kakao itu berdasarkan skala prioritas seperti masyarakat miskin, pengangguran dan warga yang memiliki lahan namun tidak produktif.
"Pemerintah daerah segera bergerak cepat melakukan pendataan wilayah mana saja berpotensi menjadi tempat penangkaran bibit kakao di Sigi," sebutnya.
Menurut dia, bantuan bibit tersebut dibagikan secara gratis kepada petani dengan harapan dapat mengatasi angka kemiskinan di daerah itu.
"Harapannya bantuan dari pemerintah pusat ini dapat membantu terwujudnya visi misi pemerintah daerah dengan menjadikan Kabupaten Sigi maju, berkelanjutan berbasis pertanian dan pariwisata," ujar.
Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi Rahmat Iqbal menjelaskan untuk tanaman kakao di Kabupaten Sigi tersebar di beberapa kecamatan yaitu Palolo, Nokilalaki, Dolo, Dolo Selatan, Kulawi, Kulawi Selatan dan Lindu.
"Tanaman kakao terbesar itu di Kecamatan Palolo, Kulawi, dan Kulawi Selatan," kata Iqbal.
Kata dia, luas lahan kakao di daerah itu mencapai 27.885 hektare.
"Sekitar 30 hingga 50 persen merupakan tanaman tua, sehingga perlu dilakukan peremajaan kembali, " tuturnya.
