Lapas Kelas IIA Palu optimalkan layanan gizi bagi warga binaan

id Lapas Palu ,Layanan gizi warga binaan pemasyarakatan ,Sulawesi Tengah ,Pemenuhan hak warga binaan

Lapas Kelas IIA Palu optimalkan layanan gizi bagi warga binaan

Kalapas Palu Makmur meninjau dapur lapas guna memastikan kebersihan lingkungan kerja dan mendorong peningkatan kualitas produksi produk UMKM warga binaan. ANTARA/HO-Humas Lapas Palu

Palu (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Sulawesi Tengah mengoptimalkan layanan gizi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna mendukung pemenuhan hak dasar serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu Makmur dalam keterangan di Palu, Minggu, menegaskan komitmen jajaran lapas setempat dalam menyusun menu makanan yang tepat guna dan tepat sasaran.

“Menu tahun anggaran 2026 disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi, kondisi kesehatan warga binaan, serta kemampuan anggaran,” katanya.

Lapas Palu melaksanakan rapat perencanaan menu WBP tahun anggaran 2026 sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas layanan dasar bagi warga binaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi.

Ia mengatakan kegiatan ini untuk menyusun menu makanan yang lebih variatif, seimbang, dan tetap efisien dalam penggunaan anggaran.

Ia menyampaikan perencanaan menu tidak hanya memperhatikan aspek gizi, tetapi juga disesuaikan dengan kondisi kesehatan warga binaan serta kemampuan anggaran yang tersedia.

“Harapannya, penyajian makanan dapat semakin berkualitas dan mendukung pelaksanaan pembinaan secara optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan hal ini bagian penting dari pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus menjadi elemen penting dalam proses pembinaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan mengatakan peningkatan mutu layanan dasar bagian dari upaya reformasi pemasyarakatan yang terus didorong.

“Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk penyediaan makanan yang bergizi dan layak, merupakan wujud nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan peningkatan layanan pemenuhan kebutuhan dasar bukan sekadar aspek administratif, melainkan bagian penting dalam menjaga stabilitas pembinaan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.