Bank Mandiri-Kemenhan bangun lima jembatan bailey di Sumatera

id Mandiri,Sumatera

Bank Mandiri-Kemenhan bangun lima jembatan bailey di Sumatera

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersinergi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia membangun lima jembatan bertipe bailey di sejumlah daerah di Sumatera. ANTARA/HO (Mandiri)

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersinergi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia membangun lima jembatan bertipe bailey untuk memulihkan konektivitas wilayah yang terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di Sumatera.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata perseroan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak bencana, sekaligus memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan.

“Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat penanganan bencana. Jembatan Bailey dipilih karena instalasinya relatif cepat dan sangat sesuai untuk kondisi wilayah terdampak, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Riduan dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (3/1).

Ia menjelaskan, jembatan bailey dipilih karena memiliki karakteristik adaptif, mudah dipasang, serta dapat dipindahkan sesuai kebutuhan di lapangan. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi sementara yang efektif sebelum pembangunan infrastruktur permanen direalisasikan pemerintah.

Riduan menambahkan, kolaborasi lintas sektor antara Bank Mandiri dan Kementerian Pertahanan mencerminkan respons terpadu dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana, khususnya dalam menjaga mobilitas warga, distribusi bantuan logistik, serta akses terhadap layanan publik.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap jembatan yang dibangun dapat menjadi sarana penghubung vital bagi masyarakat sehingga proses pemulihan sosial dan ekonomi dapat berlangsung lebih optimal,” ujarnya.

Selain pembangunan jembatan, Bank Mandiri juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan. Sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, perseroan telah menyalurkan dan menyiapkan lebih dari 288.889 paket bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan tersebut meliputi paket sembako, obat-obatan, kebutuhan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, kasur lipat, pakaian layak pakai, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya sebagai bagian dari respons kemanusiaan berkelanjutan.

Pada awal tahun 2026, Bank Mandiri juga terlibat aktif mendukung pembangunan 600 unit Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya pemulihan pascabencana.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri kembali mengerahkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana tahap kedua untuk melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat terdampak, menggantikan relawan tahap awal di Kabupaten Gayo Luwes.

Sebanyak 20 relawan yang berasal dari lintas unit bisnis dan kantor wilayah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club, ditugaskan untuk membantu distribusi logistik, operasional posko tanggap bencana, layanan kesehatan, pendidikan, serta kegiatan pemulihan psikososial atau trauma healing bagi warga terdampak.

Konsistensi tersebut menegaskan komitmen Bank Mandiri untuk terus hadir, bergerak cepat, dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan masyarakat di daerah bencana.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.