Logo Header Antaranews Sulteng

Pembangunan rumah nakes percepat layanan kesehatan optimal

Selasa, 13 Januari 2026 13:03 WIB
Image Print
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa (13/1/2026). ANTARA/HO-Kemenkes

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mempercepat pembangunan rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terdampak bencana di wilayah Sumatera agar pemulihan layanan kesehatan pascabencana semakin optimal.

Budi mengatakan bahwa sektor kesehatan terus bergerak di bawah koordinasi pemerintah pusat dalam penanganan bencana. Pemerintah menargetkan layanan kesehatan dapat kembali berfungsi penuh, namun banyak tenaga kesehatan belum dapat kembali bekerja secara optimal karena tempat tinggal mereka turut terdampak bencana.

“Bagaimana tenaga kesehatan bisa bekerja normal kalau rumahnya sendiri belum normal,” kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan, meskipun sebagian fasilitas layanan kesehatan mulai pulih, kondisi tempat tinggal tenaga kesehatan masih menjadi faktor penentu kesiapan layanan.

Deputi IV Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansyah menyampaikan BNPB telah menerima data dari Kementerian Kesehatan terkait rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatera.

“Data rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis terdampak dengan rincian di Aceh sebanyak 3.050 unit, di Sumatera Utara 48 unit, dan di Sumatera Barat 167 unit, dengan total 3.265 unit rumah,” kata Jarwansyah.

Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi oleh tim BNPB bersama tim rehabilitasi dan rekonstruksi di tingkat kabupaten dan kota agar dapat masuk dalam Surat Keputusan BNPB di masing-masing daerah. Untuk sejumlah wilayah, seperti Aceh Tengah, verifikasi lapangan telah dilakukan.

Terkait skema bantuan, BNPB membagi rumah terdampak ke dalam tiga kategori kerusakan, yakni ringan, sedang, dan berat. Bantuan stimulan diberikan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat dalam bentuk pembangunan rumah.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di daerah yang datanya telah dinyatakan siap. Untuk rumah sewa, bantuan diberikan kepada pemilik rumah.

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Wahyu Bintono Hari Bawono menegaskan pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan tenaga kesehatan memiliki kondisi hidup yang stabil.

“Pemulihan layanan kesehatan tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga memastikan tenaga kesehatan memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.





Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026