Brimob Polda-Sulteng bangun jembatan darurat di Labuan

id Donggala ,Sulawesi Tengah,Pemkab Donggala,Brimob Polda Sulteng

Brimob Polda-Sulteng bangun jembatan darurat di Labuan

Tim SAR Gabungan terdiri dari Brimob Polda Sulteng melakukan pembangunan jembatan darurat di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Selasa (13/1/2026). ANTARA/HO-Polda Sulteng

Donggala (ANTARA) - Tim SAR Gabungan dari Brimob Polda Sulawesi Tengah bersama pihak instansi terkait dan warga setempat membangun jembatan darurat di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala pasca wilayah tersebut terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre mengatakan pentingnya sinergitas lintas sektoral sebagai kunci utama dalam percepatan pemulihan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor.

"Jadi pembangunan jembatan darurat ini merupakan hasil kolaborasi antara personel Brimob, dinas teknis pemerintah daerah, serta unsur TNI untuk memberikan solusi cepat bagi mobilitas warga," kata Kurniawan di Donggala, Selasa.

Ia mengatakan, pembangunan jembatan darurat itu dengan memanfaatkan material batang pohon kelapa, sehingga harapannya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

"Memang pembangunan jembatan darurat di Desa Labuan Kungguma ini merupakan prioritas kami bersama pihak instansi terkait untuk memulihkan konektivitas warga yang sempat terputus. Kami bekerja bahu-membahu agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Labuan tidak terhenti terlalu lama," ucapnya.

Ia menuturkan, kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi teknis lainnya memastikan langkah penanganan dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

"Tentunya sinergi antara Brimob, TNI, dan pemerintah daerah adalah bentuk kehadiran negara untuk masyarakat. Kami akan terus mengawal proses pemulihan ini di lapangan hingga akses transportasi di Desa Labuan Kungguma kembali berjalan dengan aman," sebutnya.

Berdasarkan data BPBD Sulteng mencatat sebanyak 26 desa di Kabupaten Donggala terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Banjir dan tanah longsor itu menerjang enam kecamatan seperti Tanantovea, Labuan, Sindue, Banawa, Banawa Tengah, dan Rio Pakava.

Total warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor tersebar di wilayah Tanantovaea, Labuan, dan Banawa Tengah berjumlah 205 kepala keluarga (KK) dengan 625 jiwa.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.