Nuuk, Greenland (ANTARA) - Greenland tidak menghadapi ancaman militer langsung dari Rusia ataupun China, meski Amerika Serikat memiliki kekhawatiran terhadap aktivitas kedua negara tersebut di wilayah Arktik.
Menurut anggota Parlemen Greenland Kuno Fencker, Rabu, dinamika di wilayah Arktik akan lebih dipicu oleh jalur pelayaran baru, seperti Rute Laut Utara (NSR).
"Kompetisi di Greenland akan terjadi terkait rute Laut Utara dan jalur barat laut," kata Fencker kepada RIA Novosti.
"Saya tidak melihat akan adanya ancaman kekuatan militer langsung dari Rusia ataupun China," ucap dia, menambahkan.
Namun, Fencker mengaku mendapat informasi soal adanya dua kapal pemecah es asal China yang berlayar di perairan Greenland.
"Kapal-kapal pemecah es itu berlayar melewati perairan Greenland, dan ini tentu adalah suatu hal yang diamati betul oleh AS," kata legislator Greenland itu, merujuk pada dua kapal pemecah es China Xue Long 1 dan Xue Long 2.
Sumber: Sputnik
