Logo Header Antaranews Sulteng

Sigi segera tuntaskan verifikasi penerima bantuan rumah

Kamis, 22 Januari 2026 13:47 WIB
Image Print
Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sigi Maskur Fatta saat menjelaskan progres verifikasi lapangan terkait bantuan rumah atau hunian kepada masyarakat, Kamis (22/1/2026). ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan segera menuntaskan proses verifikasi untuk penerima bantuan rumah dan hunian tetap (Huntap) di daerah tersebut hingga akhir Januari 2026.

"Jadi yang kami tindaklanjuti saat ini masih dengan kategori rumah rusak total atau hilang dan rusak berat sebanyak 497 laporan masyarakat," kata Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sigi Maskur Fatta saat ditemui awak media di Sigi, Kamis.

Ia mengemukakan dalam proses verifikasi ini melibatkan pemerintah desa setempat.

"Tentunya semua data yang masuk ini kami kembalikan ke desa untuk melakukan verifikasi bersama tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sigi sebab kepala desa lebih mengetahui tentang warganya," ucapnya.

Menurut dia, langkah selanjutnya setelah verifikasi tersebut pembuatan SK calon penerima bantuan.

"Dalam verifikasi ini harus membutuhkan berita acara dari desa sebagai dasar pembuatan SK calon penerima bantuan dari Bupati Sigi, " sebutnya.

Ia menuturkan pihaknya sudah melakukan verifikasi lapangan sejak Desember 2025 hingga saat ini masih berjalan.

"Untuk kuota bantuan dari pemerintah provinsi sebanyak 246 unit rumah maupun hunian kepada warga Kabupaten Sigi," kata dia.

Maskur menyebutkan sebagian besar masyarakat yang membawa dokumen terkait rumah rusak berat maupun hilang berada di wilayah Sigi Biromaru dan Sigi Kota.

"Kalau sudah ada kepastian kuota penerima bantuan hunian itu maka selanjutnya dilakukan penetapan yang ditandatangani Bupati Sigi," ujarnya.

Diketahui berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sigi bahwa jumlah rumah rusak total atau hilang sebanyak 102 unit, rusak berat 395 unit, rusak sedang 534 unit, rusak ringan 1.429 unit, Rumah tidak layak huni 1.009 unit dan blank 55 unit.

Total dokumen yang masuk dari masyarakat belum menerima bantuan korban bencana 2018 silam sebanyak 3.524 unit.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026