Logo Header Antaranews Sulteng

Dirut Bulog: Dukungan Kemenhaj perkuat pangan di level global

Rabu, 18 Februari 2026 16:13 WIB
Image Print
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. ANTARA/HO-Bulog

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan dukungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjadi momentum strategis memperluas kepercayaan terhadap produk pangan nasional di pasar internasional secara berkelanjutan dan kompetitif.

"Dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah merupakan momentum strategis untuk memperluas kepercayaan terhadap produk pangan nasional di tingkat internasional," kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Rizal menekankan hal itu saat dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah yang dihadiri Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Mess Haji Mekkah, Arab Saudi pada Selasa (17/02).

"Ini adalah langkah nyata dalam menghadirkan kualitas pangan terbaik bagi jamaah haji Indonesia sekaligus menunjukkan beras produksi dalam negeri mampu memenuhi standar internasional,” ujar Rizal.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, jajaran Perum Bulog bergerak cepat untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Perum Bulog, kata Rizal, melakukan langkah-langkah teknis dan administratif sesuai aturan dan prosedur pemerintah terkait mekanisme ekspor ke luar negeri.

Rizal mengaku pihaknya berkomitmen menjaga kualitas, kontinuitas pasokan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku demi mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026 dan memperkuat posisi produk pangan Indonesia di pasar global.

Dia menegaskan kesiapan dan komitmen Bulog dalam penyediaan beras Nusantara bagi jamaah haji Indonesia di tahun 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memberikan dukungan penuh program beras Bulog untuk memasok kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia tahun 2026.

"Kementerian Haji dan Umrah mendukung penuh terkait program ini, untuk itu kami mewajibkan seluruh dapur di Madinah dan Makkah yang melayani jamaah haji Indonesia sebanyak kurang lebih 215.000 orang untuk menggunakan beras Bulog", kata Menhaj.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan pekan lalu, pemerintah menetapkan rencana pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026.

Pengiriman tahap awal tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji tahun ini, sekaligus menjadi langkah awal Indonesia dalam memasuki rantai pasok pangan untuk sektor haji dan umrah di Arab Saudi.





Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026