
Anwar Hafid: Penyelarasan program penting guna atasi kemiskinan dan stunting

Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menegaskan pentingnya penyelarasan program dan kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar pembangunan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran, khususnya dalam percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting.
“Penurunan angka kemiskinan dan stunting harus menjadi prioritas bersama. Program harus tepat sasaran, berbasis data, dan menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan,” katanya dalam keterangannya di Palu, Jumat.
Ia menyampaikan hal tersebut pada rapat kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong di Parigi Moutong.
Rapat kerja tersebut, kata dia, menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam rangka percepatan pembangunan daerah, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Gubernur menekankan pentingnya percepatan penurunan angka kemiskinan dan prevalensi stunting melalui program yang terintegrasi dan berbasis data. Menurut dia, persoalan kemiskinan dan stunting saling berkaitan dan harus ditangani secara komprehensif.
"Intervensi yang dilakukan tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga melalui peningkatan akses layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, edukasi pola asuh, penyediaan air bersih dan sanitasi, serta penguatan ekonomi keluarga," ujarnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Sulawesi Tengah pada September 2025 sebesar 10,52 persen, menurun 0,40 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Jumlah penduduk miskin pada September 2025 tercatat 345,38 ribu orang, berkurang 10,8 ribu orang dibandingkan kondisi Maret 2025.
Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2025 sebesar 6,40 persen, turun dari 6,98 persen pada Maret 2025.
Sementara itu persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2025 sebesar 12,66 persen, juga menurun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 12,93 persen.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengapresiasi dukungan Pemprov Sulteng dalam pembangunan di wilayahnya. "Pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting menjadi fokus utama pemerintah daerah," ujarnya.
Karena itu ia mengharapkan melalui rapat kerja tersebut dukungan program dan kebijakan dari pemerintah provinsi dapat semakin mempercepat capaian penurunan kemiskinan dan stunting di Parigi Moutong.
Pada kesempatan itu Gubernur bersama jajaran pemerintah daerah secara simbolis menyerahkan bantuan 1.000 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial bagi keluarga kurang mampu dan rentan.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
