Logo Header Antaranews Sulteng

Bupati Sigi instruksikan pasar murah dilaksanakan jelang Idul Fitri

Senin, 2 Maret 2026 15:10 WIB
Image Print
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media terkait akan menggelar pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (2/3/2026). ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) menginstruksikan agar pelaksanaan gerakan pangan murah (GPM) dan pasar murah di daerah tersebut dilakukan pada 10 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang.

"Saya sudah instruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk melakukan pasar murah di akhir Ramadhan dengan lokasinya berdasarkan data dari Dinas Sosial untuk menyasar masyarakat yang berada di desil 1 hingga 5," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media di Sigi, Senin.

Ia mengemukakan lokasi gerakan pangan murah dan pasar murah tidak lagi berdasarkan kecamatan melainkan berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Tujuannya jelas agar masyarakat ini merasakan subsidi yang diberikan pemerintah daerah, jangan pasar murah itu dilaksanakan di wilayah padat penduduk tapi masyarakatnya berada di desil 6 ke atas artinya mampu dan berkecukupan," ucapnya.

Ia menuturkan ke depan pasar murah dapat menyasar masyarakat dengan kategori desil 5 ke bawah.

"Untuk subsidi pemda ke pasar murah ini cukup besar di tahun ini, kami berharap masyarakat bisa membeli bahan pangan dengan harga murah dan terjangkau guna memenuhi kebutuhan saat Idul Fitri mendatang," sebutnya.

Rizal menyebutkan pasar murah dan gerakan pangan murah membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Kabupaten Sigi.

Diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa persentase kemiskinan di Kabupaten Sigi pada 2025 sebesar 10,47 persen.

Angka tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12,06 persen.

Untuk jumlah penduduk Kabupaten Sigi pada tahun 2025 mencapai 273,2 ribu jiwa dengan jumlah masyarakat miskin sebanyak 28.604 jiwa.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026