
Vale perkuat layanan kesehatan Kolaka lewat bantuan Ambulans untuk PMI

Morowali, Sulteng (ANTARA) - Aktivitas ekonomi yang terus tumbuh di Kabupaten Kolaka, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa mengambil langkah konkret untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
Perusahaan tambang nikel ini menyerahkan satu unit ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kolaka guna meningkatkan kapasitas layanan kegawatdaruratan di daerah tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu (17/3) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka. Bantuan ini menjadi bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2024, yang difokuskan pada sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lokal.
Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah Kolaka mengalami peningkatan mobilitas masyarakat seiring berkembangnya proyek strategis IGP Pomalaa. Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, khususnya penanganan kegawatdaruratan. Namun di sisi lain, keterbatasan armada ambulans masih menjadi tantangan dalam menjangkau layanan secara cepat dan merata.
Berdasarkan informasi dari situs resmi PT Vale Indonesia Tbk, perusahaan secara konsisten menjalankan program PPM sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan (sustainability), dengan menempatkan masyarakat sekitar wilayah operasi sebagai mitra utama pembangunan. Fokus ini mencakup peningkatan kualitas hidup melalui akses layanan dasar, termasuk kesehatan.
Manager External Relations Pomalaa, Hasmir, menyebutkan bahwa dukungan terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Penguatan layanan kesehatan merupakan elemen penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, terlebih di wilayah yang sedang berkembang pesat. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan layanan darurat sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kolaka,” ujarnya.
Ambulans yang diserahkan tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional PMI, mulai dari rujukan pasien, evakuasi korban kecelakaan, hingga penanganan bencana. Kehadiran armada baru ini diharapkan dapat mempercepat respons layanan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Ketua PMI Kabupaten Kolaka, Hj. Andi Wahida, mengungkapkan bahwa bantuan ini menjawab kebutuhan mendesak yang selama ini dihadapi pihaknya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas dukungan dari PT Vale. Sebelumnya kami menghadapi keterbatasan armada akibat kondisi kendaraan yang tidak lagi optimal. Dengan adanya ambulans baru ini, kami optimistis dapat meningkatkan respons layanan kegawatdaruratan kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, ambulans tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pelayanan kemanusiaan PMI, termasuk dalam situasi darurat dan bencana yang membutuhkan penanganan cepat.
Langkah yang dilakukan PT Vale ini mencerminkan pendekatan pembangunan yang inklusif, di mana pertumbuhan industri berjalan seiring dengan penguatan kapasitas sosial. Di tengah geliat ekonomi Kolaka, dukungan terhadap layanan kesehatan menjadi fondasi penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Melalui inisiatif ini, PT Vale Indonesia Tbk kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan nilai tambah berkelanjutan, tidak hanya melalui kontribusi ekonomi, tetapi juga melalui penguatan layanan publik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Pewarta : Andriy Karantiti
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
