Logo Header Antaranews Sulteng

Banjir rendam sekitar 30 rumah di Labean Donggala

Sabtu, 4 April 2026 07:30 WIB
Image Print
Banjir merendam rumah di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Jumat (3/4/2025). (ANTARA/HO-BPBD Sulteng)

Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan banjir merendam 30 rumah di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Jumat (3/4) petang.

"Debit air Sungai Mapaga meningkat drastis, hingga meluap dan merendam permukiman warga di Dusun 7 Desa Labean," kata Plt Kepala BPBD Sulteng Asbudianto, dalam keterangan tertulis di Palu.

Dia menjelaskan hujan deras telah mengguyur wilayah itu sejak siang hari. Puncaknya, air mulai masuk ke rumah warga pada pukul 15.00 WITA. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini.

Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah langsung melakukan penanganan awal dengan turun ke lokasi untuk melakukan assessment. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Donggala guna memastikan langkah penanganan berjalan efektif.

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Donggala guna langkah penanganan lanjutan,” katanya.

Untuk penanganan ke depan, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu segera direalisasikan, antara lain pembangunan bronjong di sepanjang aliran sungai guna menahan erosi dan mencegah luapan air, serta pembuatan drainase yang memadai untuk memperlancar aliran air saat hujan deras.

Aparat Desa Labean juga turut terlibat dalam proses penanganan awal dengan membantu pendataan warga terdampak serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman pascabanjir. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan mulai berangsur membaik. Hujan telah berhenti dan debit air perlahan surut dari permukiman warga. Meski demikian, tim gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir kembali.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026