Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkot Palu targetkan 32.935 balita peroleh imunisasi campak

Senin, 6 April 2026 14:58 WIB
Image Print
Petugas medis memberikan imunisasi campak kepada salah satu balita di Kota Palu sebagai langkah penekan kasus campak di ibu kota Sulawesi Tengah, Senin (6/4/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, menargetkan 32.935 bayi di bawah lima tahun (balita) untuk memperoleh imunisasi massal campak dalam 14 hari ke depan.

"14 puskesmas di Kota Palu secara serentak melakukan imunisasi massal atau Outbreak Response Immunization (ORI) campak," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu Rochmat Jasin di Palu, Senin.

Ia menjelaskan saat ini Kota Palu telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. Berdasarkan data dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tercatat 366 kasus campak di ibu kota Sulawesi Tengah dari 469 suspek.

Dinas Kesehatan setempat juga melakukan penyelidikan epidemiologi, lalu melaksanakan imunisasi massal campak terhadap balita mulai dari 9 bulan hingga 59 bulan.

"Imunisasi sudah dilaksanakan sejak 1 hingga 14 April 2026 dan kami gencar melaksanakan kegiatan itu, baik lewat posyandu maupun di fasilitas kesehatan lainnya," kata Rochmat Jasin.

Ia mengemukakan imunisasi massal mengacu pada Surat Edaran (SE) Wali Kota Palu Nomor: 100.3.4.3/11/DINKES/2026 tertanggal 31 Maret 2026.

Dalam edaran itu ditegaskan pentingnya upaya komprehensif untuk mencegah perluasan penularan dan menekan angka kesakitan serta kematian akibat penyakit campak.

"Penelusuran penyebaran penyakit kami lakukan dari rumah ke rumah. Kami juga meminta masyarakat segera melaporkan balita mereka terindikasi gejala campak kepada petugas medis. Penelusuran sangat penting dilakukan sambil mengobati balita yang sudah terpapar," tutur Rochmat Jasin.

Menurut data Kemenkes, kata dia, peningkatan kasus campak terjadi di sekitar 100 kabupaten/kota pada tahun 2025 hingga 2026.

Kondisi itu mendorong pemerintah pusat melalui Kemenkes mengeluarkan kebijakan respon imunisasi sebagaimana tertuang dalam surat Nomor IM.02.03/C/1082/2026 tertanggal 3 Maret 2026 tentang respon imunisasi terhadap peningkatan kasus dan KLB campak.

"Sejauh ini masyarakat antusiasme membawa angka mereka memperoleh imunisasi campak," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026