Logo Header Antaranews Sulteng

DPRD dukung program komcad dan komduk di Sulteng

Jumat, 10 April 2026 11:07 WIB
Image Print
Kepala BPBD Provinsi Sulteng, DR Bartholomeus Tandigala. (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendukung, program komponen cadangan (Komcad) dan komponen pendukung (Komduk) di Sulteng.

"Kita berharap nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, serta semangat persatuan semakin tertanam kuat di hati masyarakat,” kata Ketua Komisi I DPRD Sulteng Bartholomeus Tandilaga di Palu, Jumat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan itu merupakan langkah strategis dalam memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kesadaran bela negara di tengah masyarakat.

Kata dia, penguatan wawasan nusantara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta seluruh elemen masyarakat.

"Ini menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memperkuat kesiapsiagaan nasional," katanya.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan, sehingga program penguatan wawasan nusantara dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar kegiatan prioritas, penguatan konsep dan praktik wawasan nusantara bagi seluruh rakyat Indonesia dalam memperkuat komponen cadangan Tahun 2026 di wilayah Provinsi Sulteng.

Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Kemenko Polkam RI Brigjen TNI Parwito mengatakan, penyelenggaraan pertahanan negara merupakan fungsi fundamental negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari seluruh spektrum ancaman baik itu dari militer maupun non-militer.

“Di mana saat ini semakin meningkatnya kompleksitas ancaman hibrida, gangguan siber, bencana alam, disrupsi teknologi, dan dinamika geopolitik,” katanya.

Lanjut dia, sistem pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer konvensional tetapi juga mampu mengintegrasikan seluruh potensi nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Maka dalam hal ini Kemenko Polkam RI dalam RPJMN 2025-2029 telah memasukkan salah satu program prioritas yakni komcad dan komduk.

“Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki nilai strategis untuk program prioritas tersebut yakni Kota Palu Provinsi Sulteng,” katanya.




Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026