Logo Header Antaranews Sulteng

Kiat menghemat bahan bakar dalam penggunaan mobil diesel

Selasa, 5 Mei 2026 13:46 WIB
Image Print
Arsip Foto - Pengguna kendaraan antre untuk mengisi bahan bakar minyak di SPBU Pertamina di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta (ANTARA) - Pengguna mobil bermesin diesel perlu lebih cermat agar bisa menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan ketika harga solar naik seperti sekarang.

Saat dihubungi dari Jakarta pada Selasa, pengamat otomotif Bebin Djuana menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan dipengaruhi oleh perawatan kendaraan dan kebiasaan pengemudi.

"Jika selama ini kendaraan sudah dipelihara dengan baik dan benar, tentu tidak lagi banyak hal yang perlu diperhatikan," kata lulusan teknik mesin Universitas Trisakti yang punya pengalaman bekerja di beberapa perusahaan otomotif itu.

"Tinggal membuka buku servis di posisi km berapa kendaraan ada sekarang, perhatikan poin-poin pemeliharaan mesin, hal mana yang belum dikerjakan, itulah yang menjadi pokok perhatian," katanya.

Selain kondisi mesin, menurut dia, faktor teknis lain seperti tekanan angin pada ban juga berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan.

"Jangan lupa tekanan angin ban disesuaikan dengan petunjuk, yang sudah mengubah velg dan ukuran ban demi gaul perlu dipertimbangkan untuk kembali ke standar kendaraan," kata Bebin.

Menurut dia, penggunaan ban yang tidak sesuai dengan standar pabrikan dapat membuat kendaraan boros BBM.

"Ban dengan ukuran di atas standar (pabrikan) membuat boros BBM, daya pengereman turun. Tekanan ban di bawah standar memboroskan BBM," katanya.

Bebin menyampaikan bahwa gaya berkendara pengemudi berpengaruh pula pada konsumsi bahan bakar kendaraan.

"Yang sering dilupakan gaya mengemudi sangat menentukan boros tidaknya kendaraan. Hindari gaya agresif dan emosional mengemudi. Ingat setiap tetes BBM saat ini sangat mahal," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pengguna mobil bermesin diesel bisa menekan konsumsi bahan bakar kendaraan dengan melakukan perawatan rutin, menggunakan komponen sesuai standar pabrikan, serta menerapkan cara berkendara yang baik.

PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak yang berlaku di beberapa wilayah mulai 4 Mei 2026.

Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, harga BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp19.900 per liter dari Rp19.400 per liter pada April 2026.

Bahan bakar solar merek Pertamina Dex Series harganya juga naik.

Harga Dexlite (CN 51) naik menjadi Rp26.000 per liter dari Rp23.600 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) harganya naik dari Rp23.900 per liter menjadi Rp27.900 per liter.





Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026