
Satbrimob siapkan tenda-dapur lapangan bagi korban kebakaran di Poso

Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri
Palu (ANTARA) - Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah melalui personel Batalyon B Pelopor menyiapkan tenda darurat dan dapur lapangan sebagai bagian dari operasi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak kebakaran di Kelurahan Ranononcu, Kabupaten Poso pada Rabu (15/7).
Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre melalui Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimob Polda Sulteng Kompol M. Iliyas di Poso, Kamis, mengatakan kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian sosial serta bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Penyediaan tenda darurat ini dilakukan sepenuhnya agar dapat segera digunakan sebagai tempat tinggal sementara yang layak bagi pemilik rumah yang kehilangan tempat berteduh,” katanya.
Ia mengatakan personel Batalyon B Pelopor juga melakukan pembersihan sisa material dan arang di area rumah warga yang habis terbakar guna memastikan lokasi tersebut bersih dan aman dari material tajam sisa reruntuhan.
Baca juga: Polres Donggala tingkatkan kesiapsiagaan personel hadapi karhutla
Baca juga: BMKG: Curah hujan 2026 lebih rendah dari curah hujan 30 tahun terakhir
Menurut dia, penyediaan hunian sementara serta pembersihan lokasi kebakaran diharapkan dapat mengurangi beban psikologis keluarga terdampak dan membantu proses pemulihan awal.
Selain itu, Satbrimob Polda Sulawesi Tengah juga mengerahkan satu unit kendaraan khusus (ransus) dapur lapangan untuk menyediakan makanan siap santap bagi para korban.
Puluhan porsi makanan dimasak dan didistribusikan kepada warga di lokasi pengungsian sementara sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa penanganan pascakebakaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri. Kehadiran Brimob melalui dapur lapangan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen kami untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam situasi apa pun,” katanya.
Ia mengatakan melalui kegiatan kemanusiaan ini, Satbrimob Polda Sulawesi Tengah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan bantuan nyata bagi warga yang menghadapi musibah.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu (15/7) tersebut menghanguskan sembilan unit rumah warga yang dihuni sembilan kepala keluarga atau sekitar 35 jiwa.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
