
DMI Palu Gagas Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid

Palu, (Antaranews Sulteng) - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, mulai menggagas pengembangan ekonomi masjid, sebagai bentuk kepedulian untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam utamanya ta`mir masjid.
Ketua DMI Kota Palu Mohammad Iqbal Andi Magga mengemukakan salah satu program DMI yaitu pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
"Salah satu program pada aspek kemakmuran masjid yaitu pengembangan ekonomi umat berbasis masjid untuk peningkatan kesejahteraan," ungkap Mohammad Iqbal Andi Magga, Sabtu.
Pengembangan ekonomi umat berbasis masjid dibahas dalam rapat kerja DMI Palu yang mengangkat tema mantapkan akselerasi makmurkan dan dimakmurkan masjid, dan sub-tema membangun Kota Palu berbasis masjid dilandasi iman dan taqwa.
Berdasarkan data DMI terdapat 262 masjid dan musholah di Kota Palu. Data ini berbeda dengan data Pemkot Palu yang menempatkan jumlah rumah ibadah tersebut sebanyak 317 unit. Sementara data simas Kemenag jumlah masjid dan musholah di Palu sebanyak 400 unit.
Kata Iqbal, memakmurkan masjid berarti segala usaha dan ikhtiar untuk masjid memiliki kecukupan, kemajuan dan kesejahteraan dalam menjalankan fungsinya untuk beribadah, taklim, ukhuwah, juga menjadi pusat kemajuan dan peradaban umat Islam.
Hal ini untuk menguatkan tujuan dari program tersebut yaitu untuk mencapai masyarakat yang khasanah di dunia dan akhirat.
Terkait hal itu Ketua MUI Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg menyebutkan masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah semata.
"Raker ini akan berdampak terhadap semaraknya masjid, yang Insya Allah berfungsi sebagai masjid seperti di zaman nabi," ungkap Zainal.
Pakar pemikiran Islam modern ini menyebut masjid di zaman nabi tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat mendidik kader, tempat bermusyawarah, tempat pendidikan dan belajar bahkan menjadi tempat penguatan ekonomi.
Fungsi ini, menurut dia, perlu di maksimalkan di setiap masjid di Kota Palu dan Sulawesi Tengah, utamanya terhadap aspek ekonomi dan pendidikan.
"MUI secara kelembagaan mendukung langkah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palu menggagas masjid sebagai basis pengembangan ekonomi," sebutnya.
Rapat kerja DMI diikuti oleh 64 peserta yang merupakan pengurus DMI di delapan kecamatan se-Kota Palu.
DMI juga menghadirkan Prof Dr H Zainal Abidin MAg sebagai tokoh pembaharuan dalam Islam juga Ketua MUI Kota Palu.
Selain itu, DMI juga menghadirkan Prof Dr Djayani Nurdin pakar ekonomi syariah, Anggota Komisi VII DPR Ahmad M Ali, Bagian Kesra Pemkot Palu, Kemenag Kota Palu.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
