Pilkada Morowali berakhir tanpa ada gugatan

id Nasdem,pilkada,morowali,kpu

Salah satu legiatan kampanye calon bupati Morowali saat pilkada serentak berlangsung.(dok/Antaranews Sulteng)

Ini suatu kebanggaan yang patutu di apresiasi. Tidak adanya gugatan, mencerminkan bahwa demokrasi di Morowali mulai meningkat
Palu (Antaranews Sulteng) - Pemilihan kepala daerah serentak Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berakhir tanpa ada gugatan dari pihak tertentu yang merasa keberatan.

"Ini suatu kebanggaan yang patutu di apresiasi. Tidak adanya gugatan, mencerminkan bahwa demokrasi di Morowali mulai meningkat," ucap Anggota Komisi VII DPR Ahmad M Ali, di Jakarta, dihubungi dari Palu, Rabu.

Ahmad M Ali mengaku bahwa ketika pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 27 Juni, dirinya berada di kampung halamannya Desa Wosu Kecamatan Bungku Kabupaten Morowali.

Saat itu, urai dia, hujan mengguyur Kabupaten Morowali sangat deras. Karena itu, ia pesimis terhadap peningkatan partisipasi masyarakat.
"Namun, ternyata terbalik. Masyarakat Morowali tidak menjadikan hujan sebagai halangan untuk menyalurkan hak pilih. Karena itu, partisipasi masyarakat meningkat," ujar Ahmad M Ali.

Bendahara Umu DPP Nasdem itu menilai, dari tiga kabupaten di Sulawesi Tengah yang menyelenggarakan pilkada. Kabupaten Morowali berjalan tanpa ada kekacauan, saling hujat, saling menyebar ujaran kebencian dan provakasi yang dapat menghambat proses pesta demokrasi itu.

"Tidak ada kandidat yang saling menghujat, saling menjelakkan, saling fitnah. Tidak ada di Morowali. Olehnya, hal ini perlu di apresiasi," ujarnya.
Ia mengutarakan perdamaian dan ketentraman yang terjadi selama proses pilkada, tidak terlepas dari peran penyelenggara pemilu, pemerintah, kepolisian dan TNI, serta partai politik, tokoh agama dan adat, termasuk seluruh komponen masyarakat.

"Hal itu juga menandakan bahwa masyarakat telah mengenyam pendidikan politik yang baik, sehingga tidak muda terprovakasi. Ini tidak terlepas dari peran KPU dan seluruh forum komunikasi pimpinan daerah, parpol dan masyarakat itu sendiri," sebut Ahmad M Ali.

Sementara itu Ketua KPu Morowali Wahyudin Abd Wahid membenarkan bahwa pilkada Morowali berlangsung tanpa ada gugatan.

"Kami telah melaksanakan rekapitulasi hasil penghitungan suara serta penetapan pemenang. Tanpa ada gugatan," akui Wahyudin.
KOmisi Pemilihan Umum Morowali telah menetapkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali Taslim-Najamudin sebagai pemenang pilkada dengan perolehan suara 26.325.***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar