UKM Parigi Moutong dilatih pemasaran daring

id ukm

Ilustrasi (antara)

Pelatihan ini bekerja sama dengan blanja.com sehingga produk-produk UKM ini bisa dijual secara `online` sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat
Parigi,  (Antaranews Sulteng) - Sebanyak 20 pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menjalani pelatihan pemasaran produk mereka secara dalam jaringan, Kamis.

Pelatihan itu kerja sama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong.

Pejabat Kemendes PDTT Panter Lubis mengatakan pelatihan itu bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UKM tentang bagaimana menjual produknya melalui media daring.

Pelatihan itu bentuk perhatian kementerian kepada Kabupaten Parigi Moutong agar wirausahaan di daerah dapat memasarkan hasil produknya tidak hanya melalui warung atau galeri, akan tetapi juga dapat berjualan melalui media daring.

"Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu daerah tertinggal di Sulteng mendapat perhatian penuh dari Kemendes, terkait bagaimana meningkatkan kewirausah?an yang ada. Salah satunya melalui pelatihan `e-commerce` ini," kata Panter.

Ia mengatakan pada 2018, tiga kabupaten di Sulteng yang menjadi tempat pelatihan itu, yaitu Kabupaten Parigi Moutong, Sigi, dan Donggala.

Kementerian Desa PDT menargetkan program tersebut menjangkau 122 kabupaten di Indonesia.?

"Pelatihan ini bekerja sama dengan blanja.com sehingga produk-produk UKM ini bisa dijual secara `online` sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat," katanya.

Panter berharap, setelah pelatihan tersebut, Parigi Moutong memiliki produk khas yang dapat terintegrasi dan bermitra dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDEs) sehingga desa bisa meningkatkan pendapatan asli desa.
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar