KSAD resmikan Korem 133/Nani Wartabone

id ksad

KSAD resmikan Korem 133/Nani Wartabone

KSAD Jenderal TNI Mulyono (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Gorontalo, (Antaranews Sulteng) -  Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono meresmikan Korem 133/Nani Wartabone di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembentukan Korem ini. Pemilihan nama ini merupakan usulan dari Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie," katanya.

Ia menjelaskan bahwa nama Korem tersebut dipilih sebagai wujud penghargaan TNI terhadap pahlawan nasional yang berasal dari Gorontalo yaitu Nani Wartabone.

"Saya berharap penamaan Korem 133/Nani Wartabone ini akan selalu menggelorakan semangat pantang menyerah, rela berkorban, patriotisme serta nasionalisme yang diwariskan dalam setiap langkah kita untuk membangun dan mewujudkan Gorontalo yang maju aman dan sejahtera," katanya.

Menurut KSAD, permasalahan bangsa dan tantangan perkembangan dunia saat ini demikian kompleks dan menuntut semua pihak dan seluruh komponen bangsa untuk bersatu serta bekerja sama membangun daerahnya masing-masing guna menghadapi tantangan tersebut.

"Pemerintah dan TNI-Polri tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari seluruh masyarakat. Apabila kita bersatu dan berkontribusi di bidang kita masing-masing dalam membangun kampung halaman kita ini, saya yakin Gorontalo akan terus maju dan berkembang," katanya.

Oleh karena itu, misi strategis yang diemban oleh TNI, dalam hal ini komando kewilayahan bersama-sama dengan seluruh instansi pemerintah daerah, adalah bersinergi melaksanakan pembangunan di semua bidang.

"Komando kewilayahan bertugas untuk mewujudkan ketahanan wilayah dari segala ancaman yang dapat mengganggu keberlangsungan pembangunan nasional. Pembentukan Korem sendiri merupakan konsekuensi logis dari berdirinya Provinsi Gorontalo pada 2000 lalu," kata dia.

Baca juga: KSAD: prajurit jangan berhenti menempa diri
Baca juga: TNI AD terus bangun karakter generasi muda

Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar