Logo Header Antaranews Sulteng

PBNU Desak Gus Ipul-Khofifah Bersatu Dalam Pilgub

Selasa, 8 Januari 2013 16:37 WIB
Image Print
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (kanan), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlotul Ulama, K H Said Aqil Siraj (2 kanan), Bakal Calon Gubernur Surabaya, Khofifah Indar Parawansa, dan Saifullah Yusuf (kiri), saat penyampaian visi misi, di DPP PKB, Jakarta, Senin (7/1). (ANTARA/Ujang Zaelani)
Said Aqil Siraj : "Kami harapkan dan mendambakan agar NU bersatu dalam politik dan bukan hanya bersatu di saat tahlil,"

Kediri - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak dua kader Nahdlatul Ulama (NU) yang digadang-gadang bertarung dalam Pilkada/Pilgub Jatim 2013 yaitu Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa bisa bersatu.

"Kami harapkan dan mendambakan agar NU bersatu dalam politik dan bukan hanya bersatu di saat tahlil," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj ditemui dalam pelantikan PCNU Kabupaten Kediri di Masjid An Nuur Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa.

Ia mengatakan, selama ini warga NU memang lebih banyak bersatu dalam kegiatan pengajian atau tahlil, namun untuk politik lebih banyak sendiri-sendiri. Untuk itu, dalam Pilgub 2013, ia mengharapkan, NU bisa menjadi pimpinan di Jatim, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang juga hadir dalam pelantikan itu mengatakan pihaknya sudah mempertemukan antara Saifullah Yusuf dengan Khofifah Indar Parawansa untuk membicarakan tentang Pilgub Jatim 2013.

"Di lapangan dilihat dukungan tertinggi kepada siapa. Namun, intinya, duet ini wajib, dwi tunggal," katanya mengungkapkan tentang dukungan untuk pasangan tersebut.

Pihaknya juga mengatakan, komunikasi juga terus dilakukan sampai sekarang. Namun, saat ini komunikasi sudah menunjukkan tanda-tanda positif.

"Komunikasi sudah dilakukan dan sudah positif. Namun, untuk pengumuman belum," katanya menegaskan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengakui memang ada pertemuan antara dirinya dengan Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan itu dihadiri langsung oleh PBNU dan DPP PKB, namun sejauh ini belum ada keputusan lebih lanjut.(KR-MSW)



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026