Logo Header Antaranews Sulteng

Rumah Pintar Fatayat NU Sulteng Sediakan Modal

Senin, 21 Januari 2013 18:28 WIB
Image Print
Sejumlah anak menggunakan komputer di Rumah Pintar Yasmin Fatayat NU di Palu, Sulawesi Tengah. Rumah Pintar tersebut diresmikan oleh Wakil Ketua Fatayat NU, Rostini Muhaimin Iskandar yang juga istri Menakertrans. (FOTO ANTARA/Basri Marzuki)
...rumah pintar saat ini sedang menunggu bantuan peralatan produktif untuk praktik memasak dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi."

Palu (antarasulteng.com) - Pengelola Rumah Pintar "Yasmin" milik Fatayat Nahdlatul Ulama Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Palu untuk menyediakan modal usaha ekonomi kreatif, khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga.

"Nota kesepahaman (MoU) sudah ditandatangani. Kita tinggal membentuk kelompok ibu-ibu yang punya usaha, lalu diberikan modal usaha," kata Penanggungjawab Rumah Pintar Yasmin, Zulfiah Mansur, di Palu, Senin.

Zulfiah mengatakan Rumah Pintar Yasmin sejak diresmikan oleh istri Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rustini Muhaimin pada 26 Desember 2012 telah melatih berbagai keterampilan untuk puluhan ibu rumah tangga.

Saat ini, pelatihan baru seputar pembuatan sejumlah jenis kue dan menyulam berbagai jenis aksesoris perempuan.

Dia mengatakan pelatihan itu ditingkatkan untuk menambah keterampilan ibu-ibu rumah tangga sehingga bisa membantu ekonomi rumah tangga.

"Minimal kalau buat kue tidak beli lagi. Bisa untuk dimakan," kata Ketua Fatayat Sulawesi Tengah itu.

Zulfiah mengatakan bagi ibu-ibu yang sudah memiliki tekad untuk mengembangkan keterampilannya dan membutuhkan modal usaha, Rumah Pintar Yasmin akan menjembatani kepentingan mereka dengan BAZ Kota Palu.

"Kita harus bentuk kelompok dulu. Paling tidak sudah ada, dua atau tiga kelompok baru kita ajukan permohonan modal usaha," kata Zulfiah.

Dia mengatakan hingga kini belum dibentuk kelompok karena rumah pintar itu sendiri baru beroperasi kurang dari sebulan.

Zulfiah mengatakan rumah pintar saat ini sedang menunggu bantuan peralatan produktif untuk praktik memasak dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Barang tersebut sedang dalam proses pengiriman dari Jakarta ke Palu. Kami juga baru menerima bantuan buku sebanyak 350 judul buku," katanya.

Ketua Fatayat NU Sulawesi Tengah itu mengatakan praktik pembuatan kue tersebut diharapkan bisa meningkatkan kreatifitas ibu-ibu rumah tangga sehingga bisa membantu ekonomi rumah tangga. (A055)



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026