
Pemkab-Sigi dorong pelestarian budaya lokal secara terintegrasi

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mendorong pelestarian budaya lokal di daerah tersebut secara terintegrasi pada sektor pendidikan.
"Jadi ada program yang sedang dikembangkan pemerintah daerah yakni memasukkan budaya lokal sebagai bagian dari muatan pembelajaran bagi siswa di sekolah," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media di Sigi, Jumat.
Ia mengemukakan pentingnya penguatan budaya lokal bisa melalui materi tentang tradisi serta bahasa ibu dalam kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah.
"Ke depan bagaimana budaya-budaya lokal bisa menjadi salah satu muatan dalam pembelajaran siswa-siswi di Kabupaten Sigi," ucapnya.
Ia menuturkan fokus lainnya adalah pelestarian situs-situs budaya yang ada di wilayah Kabupaten Sigi yang tersebar di Lindu dan Dolo Selatan sedang didata serta diusulkan ke dalam program pengakuan secara internasional.
"Jadi sejak tahun 2025 pemerintah daerah sudah melakukan tahapan awal untuk melihat dan mendata semua cagar budaya yang ada, agar bisa masuk dalam program UNESCO," sebutnya.
Menurut dia, pengusulan tersebut menjadi fokus utama dalam penguatan dan pelestarian kebudayaan daerah.
"Harapannya seluruh warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Sigi, khususnya situs-situs megalit, dapat lebih dikenal sekaligus terjaga kelestariannya," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
