Logo Header Antaranews Sulteng

Sulteng Diharapkan Jadi Sentra Produksi Ternak

Kamis, 21 Februari 2013 09:58 WIB
Image Print
Ilustrasi-Kementerian Pertanian mengungkapkan kebutuhan daging sapi di dalam negeri untuk Juli-September 2012 masih surplus 20.000 ton yang berasal dari sapi lokal dan sapi bakalan eks impor. (Foto : ANTARA/Zabur Karuru)

Palu, (antarasulteng.com) - Sulawesi Tengah diharapkan pemerintah pusat menjadi salah satu sentra produksi ternak guna mendukung program swasembada daging pada 2014.

"Daerah ini salah satu dari sejumlah provinsi yang menjadi sasaran budidaya ternak, terutama sapi dan kerbau," kata Kepala Dinas Peternakan setempat Faisal Mang di Palu, Kamis.

Ia mengatakan sebagai salah satu daerah pengembangan ternak, tentu menjadi tanggungjawab pemerintah Sulteng untuk mensukseskan program pemerintah tersebut.

Soal ketersediaan lahan bagi pengembangan ternak, menurut Faisal cukup luas dan juga didukung pula dengan persediaan pakan alam yang tersebar di seluruh wilayah Sulteng.

Pemprov Sulteng melalui Dinas Peternakan di kabupaten dan kota terus menggenjot pengembangan ternak sapi dan kerbau melalui kelompok-kelompok usaha tani peternakan di setiap daerah.

Peningkatan populasi ternak dilakukan dengan sistem perkawinan alami dan juga kawin suntik.

Jumlah populasi ternak sapi dan kerbau di Sulteng saat ini sudah diatas 200 ribu ekor. Sementara jumlah ternak dan unggas sudah mencapai diatas 10 juta ekor.

Melihat perkembangan populasi ternak sapi dan kerbau di Sulteng dalam tiga tahun terakhir ini mengalami peningkatan mengembirakan, Faisal optimis pada 2014 populasi kemungkinan besar bisa mencapai 300 ribu ekor.(BK03/SKD)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026