
SMK Pertambangan Mamuju Praktik Identifikasi Potensi Emas
Minggu, 21 April 2013 15:39 WIB

Nurdin Ashat : Nanti dari survei itu akan diketahui apakah ada anomali emas atau tidak di Kecamatan Kalaumpang,"
Mamuju (antarasulteng.com)- SMK Geologi Pertambangan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melakukan praktik survei geomagnet mengidentifikasi potensi tambang emas di wilayah Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju.
Pendiri Yayasan Punggawa Malolo, Nurdin Ashat di Mamuju, Minggu, mengatakan, SMK Geologi Pertambangan Kabupaten Mamuju yang dinaungi Yayasan Punggawa Malolo melakukan survei geomagnet untuk mengindentifikasi geofisika jebakan emas.
"Nanti dari survei itu akan diketahui apakah ada anomali emas atau tidak di Kecamatan Kalaumpang," katanya.
Survei itu juga dilakukan dalam rangka menambah pengetahuan siswa dalam melakukan survei potensi pertambangan di Mamuju.
Praktik itu merupakan kali kedua setelah sebelumnya bekerja sama dengan Pemkab Mamuju. Survei dilakukan pertama kali di lima kecamatan di Mamuju diantaranya di Kecamatan Topoyo, Tapalang, Simboro, Kalumpang dan Kecamatan Bonehau.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Mamuju, Jalaluddin Duka mengatakan, Mamuju memiliki potensi kekayaan tambang seperti emas, batu bara, nikel, mangan yang siap untuk dikelola.
Pemerintah Mamuju melakukan pendataan secara maksimal potensi tambang itu bekerja sama dengan Yayasan Punggawa Malolo, agar nanti mempermudah investor mendapatkan data tambang di daerah itu.***
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
