Logo Header Antaranews Sulteng

Hari Kedua Borneo Jazz Festival Disambut Gerimis

Minggu, 12 Mei 2013 14:57 WIB
Image Print
Musisi jazz beraksi. (FOTO ANTARA/Wildan Anjarbakti)
Ribuan penonton di halaman belakang Hotel ParkCity Everly, Sabtu malam (11/5), berteduh di sekitar panggung, namun tetap menikmati alunan musik jazz.

Miri, Sarawak (antarasulteng.com) - Hari kedua pelaksanaan Borneo Jazz Festival 2013 di Miri, Sarawak, Malaysia, diwarnai gerimis pada sesi pertama yang diisi penampilan The Asian Jazz Allstar Power Quartet.

Ribuan penonton di halaman belakang Hotel ParkCity Everly, Sabtu malam (11/5), berteduh di sekitar panggung, namun tetap menikmati alunan musik jazz dari grup yang dimotori oleh Jeremy Monteiro (Singapura).

Ia memainkan organ sambil diiringi gitaris asal Hong Kong Eugene Pao, pemain drum asal Thailand Hong Chanutr Techatana-nan serta peniup saksofon/klarinetis dari Filipina, Tots Tolentino.

Jeremy mengatakan, tampil di ajang tersebut merupakan satu kebahagiaan sekaligus kebanggaan. Baginya, meski harus menempuh perjalanan panjang, bermusik adalah cita-cita sekaligus apa yang dilakukan selama ini.

Penampil kedua adalah Hazmat Modine, dari Amerika Serikat. Markas grup musik ini di New York. Pada enam tahun terakhir, mereka menggelar tur internasional di lebih dari 30 negara di berbagai belahan dunia, misalnya Berlin Jazz Festival, Stockholm Jazz Festival, Copenhagen Jazz Festival.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026