
Kadis Minta Siswa Lulus UN Sumbangkan Seragam

Setelah dinyatakan lulus sebaiknya berkunjung ke panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur
Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Abubakar Almahdali meminta siswa SMA dan yang sederajat yang lulus ujian nasional (UN) agar menyumbangkan pakaian seragamnya kepada panti asuhan atau adik kelas.
"Setelah dinyatakan lulus sebaiknya berkunjung ke panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur," kata Abubakar di Palu, Kamis.
Menurutnya, pemberian seragam itu akan sangat berguna bagi teman-teman yang membutuhkan.
Dia juga mengatakan, salah satu bentuk sukacita setelah lulus adalah berdoa di rumah-rumah ibadah.
Menurutnya, pelajar yang telah dinyatakan lulus itu harus bisa menjaga sikap toleransi kepada temannya yang belum lulus ujian.
Pengumuman kelulusan ujian nasional tingkat SMA sederajat itu akan dilakukan pada Jumat (24/5) di setiap sekolah.
Abubakar juga meminta para pelajar untuk tidak merayakan kelulusan secara berlebihan seperti mencorat-coret seragam, merusak pakaian, atau melakukan pawai sepeda motor di jalanan.
Menurutnya, pawai kendaraan bermotor itu adalah tindakan beresiko karena biasanya mereka melakukan pelanggaran lalu lintas.
"Ini sangat berbahaya, dan bisa merugikan pengendara lainnya," ujarnya.
Sementara itu, sejumlah SMA di Kota Palu akan mengumumkan kelulusan pada sore hari untuk mengantisipasi pawai kendaraan bermotor atau kegiatan lain yang dinilai merugikan.
Sebelumnya Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat kepada satu kota dan 10 kabupaten di Kota Palu, Kamis sore.
Dia mengatakan tingkat kelulusan ujian nasional tingkat SMA sederajat pada tahun ini rata-rata mencapai 97,91 persen.
Ujian nasional tingkat SMU di Provinsi Sulawesi Tengah sendiri diikuti 21.348 siswa (162 sekolah) dan 9.228 siswa SMK (122 sekolah).
Pada tahun ajaran 2011/2012 tingkat kelulusan ujian nasional SMA sederajat di Sulawesi Tengah mencapai 98,9 persen dari 19.601 peserta yang tersebar di 690 sekolah.(SKD)
Pewarta : Riski Maruto
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
