Anggapan Kucing Terhadap Majikannya
Senin, 20 Januari 2014 8:55 WIB
(FOTO ANTARA/Eric Ireng)
London (antarasulteng.com) - Kucing menganggap pemiliknya sebagai kucing besar yang ingin berteman.
Hal itu dikemukakan ahli biologi Dr John Bradshaw yang telah mempelajari kucing dan pemiliknya selama lebih dari 25 tahun.
Menurut Bradshaw, ekor yang tegak merupakan cara kucing berkomunikasi dengan sesamanya sekaligus tanda mereka ingin bersikap baik kepada pemiliknya.
Ahli biologi itu juga yakin bahwa kucing, meskipun sudah beratus tahun jadi binatang rumahan, sebenarnya masih liar.
"Transformasi kucing dari pembasmi tikus ke binatang kesayangan masih baru dan terjadi dengan cepat, dan dari perspektif kucing, transformasi ini belum genap," kata dia seperti dikutip mailonline.
Dr Bradshaw adalah ahli biologi yang mendirikan Anthrozoology Institute di University of Bristol Inggris.
Dia mengatakan salah satu alasannya meneliti kucing adalah untuk mengetahui bagaimana kebiasaan kucing dalam 50 tahun ke depan.
"Saya sudah meneliti kucing dari yang paling liar hingga kucing siam, dan saya yakin bahwa masa depan mereka semakin tergantung kepada kita. Perawatan dan pembiakan kucing akan memastikan masa depan mereka."
Hal itu dikemukakan ahli biologi Dr John Bradshaw yang telah mempelajari kucing dan pemiliknya selama lebih dari 25 tahun.
Menurut Bradshaw, ekor yang tegak merupakan cara kucing berkomunikasi dengan sesamanya sekaligus tanda mereka ingin bersikap baik kepada pemiliknya.
Ahli biologi itu juga yakin bahwa kucing, meskipun sudah beratus tahun jadi binatang rumahan, sebenarnya masih liar.
"Transformasi kucing dari pembasmi tikus ke binatang kesayangan masih baru dan terjadi dengan cepat, dan dari perspektif kucing, transformasi ini belum genap," kata dia seperti dikutip mailonline.
Dr Bradshaw adalah ahli biologi yang mendirikan Anthrozoology Institute di University of Bristol Inggris.
Dia mengatakan salah satu alasannya meneliti kucing adalah untuk mengetahui bagaimana kebiasaan kucing dalam 50 tahun ke depan.
"Saya sudah meneliti kucing dari yang paling liar hingga kucing siam, dan saya yakin bahwa masa depan mereka semakin tergantung kepada kita. Perawatan dan pembiakan kucing akan memastikan masa depan mereka."
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020