Tim putra Indonesia gagal di BATC Malaysia
Minggu, 20 Februari 2022 19:39 WIB
Arsip - Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses membuat Indonesia menyamakan kedudukan dari Korea Selatan setelah mengalahkan Noh Jin Seong/Yoon Dae Il dengan skor 21-13, 21-13 di BATC 2022 di Selangor, Malaysia, Kamis. (dokumentasi PP PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Indonesia gagal mempertahankan gelar Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) putra setelah dikalahkan tim tuan rumah Malaysia di babak final dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Selangor, Minggu.
Skuad Garuda yang sebelumnya mengantongi tiga kali juara pada 2016, 2018 dan 2020 harus merelakan puncak podium pada Malaysia yang sempat dikalahkan pada babak final kejuaraan edisi sebelumnya.
Chico Aura Dwi Wardoyo selaku kapten tim tampil di partai tunggal pertama menghadapi Lee Zii Jia. Sempat unggul di gim pertama, Chico justru berada dalam tekanan pada dua gim beruntun dengan skor akhir 21-14, 12-21, 10-21.
Harapan Indonesia untuk mengimbangi perolehan skor dari tuan rumah di partai kedua tak berakhir baik. Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kesulitan saat menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Leo/Daniel yang semula unggul di gim pertama, tak bisa mempertahankan pola permainan sehingga keunggulan pun diserobot oleh Aaron/Soh pada gim kedua dan gim penentu. Leo/Daniel pun harus mengakui kebolehan lawannya dengan skor akhir 21-17, 13-21, 18-21.
Timnas Indonesia yang tertinggal 2-0 dari Malaysia masih menaruh harapan pada tunggal kedua yaitu Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Pebulu tangkis peringkat ke-90 ini menghadapi Ng Tze Yong yang menduduki peringkat ke-47.
Ikhsan yang berjuang selama 47 menit juga tak mampu memberikan harapan bagi Indonesia untuk membukukan satu kemenangan pun di babak final. Timnas putra Indonesia pun harus merelakan gelar edisi 2022 kepada tim rumah setelah Ikhsan dipastikan kalah dua gim langsung 14-21, 15-21, demikian laporan BWF menyebutkan di laman resminya.
Skuad Garuda yang sebelumnya mengantongi tiga kali juara pada 2016, 2018 dan 2020 harus merelakan puncak podium pada Malaysia yang sempat dikalahkan pada babak final kejuaraan edisi sebelumnya.
Chico Aura Dwi Wardoyo selaku kapten tim tampil di partai tunggal pertama menghadapi Lee Zii Jia. Sempat unggul di gim pertama, Chico justru berada dalam tekanan pada dua gim beruntun dengan skor akhir 21-14, 12-21, 10-21.
Harapan Indonesia untuk mengimbangi perolehan skor dari tuan rumah di partai kedua tak berakhir baik. Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kesulitan saat menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Leo/Daniel yang semula unggul di gim pertama, tak bisa mempertahankan pola permainan sehingga keunggulan pun diserobot oleh Aaron/Soh pada gim kedua dan gim penentu. Leo/Daniel pun harus mengakui kebolehan lawannya dengan skor akhir 21-17, 13-21, 18-21.
Timnas Indonesia yang tertinggal 2-0 dari Malaysia masih menaruh harapan pada tunggal kedua yaitu Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Pebulu tangkis peringkat ke-90 ini menghadapi Ng Tze Yong yang menduduki peringkat ke-47.
Ikhsan yang berjuang selama 47 menit juga tak mampu memberikan harapan bagi Indonesia untuk membukukan satu kemenangan pun di babak final. Timnas putra Indonesia pun harus merelakan gelar edisi 2022 kepada tim rumah setelah Ikhsan dipastikan kalah dua gim langsung 14-21, 15-21, demikian laporan BWF menyebutkan di laman resminya.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab sebut beasiswa pendidikan Sigi Masagena ke Yaman sudah ada sejak 2022
09 October 2024 15:07 WIB, 2024
Pakistan akan dapat bantuan tahunan ADB Rp30,6T untuk proyek iklim
19 September 2024 11:17 WIB, 2024
Osaka raih kemenangan pertama lapangan tanah liat sejak 2022 di Madrid
25 April 2024 10:28 WIB, 2024
PLTA Poso Energy meraih "Proper Biru" dalam pengelolahan lingkungan hidup periode tahun 2022-2023
20 March 2024 9:55 WIB, 2024