Palu,  (antarasulteng.com) - Pengurus Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sulawesi Tengah periode 2016-2020 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KB PII Pusat Nasrullah Larada di Wisma Donggala, Kota Palu, Kamis malam.

Hadir dalam pelantikan itu Sekertaris KB PII Pusat, Gubernur Sulteng yang diwakili Staf Ahli bidang Pemerintahan Hidayat Lamakarate, Kordinator Wilayah KB PII Sulteng dan Gorontalo Arismunandar dan perwakilan Korwil KB PII Papua dan Maluku.

Adapun pengurus harian KB PII Sulteng periode 2016-2020 diketuai Abd Rasyid Pusadan dan Sekertaris Idrus Umar.

"Perjalan perhimpunan PII memang mengalami pasang surut. Kita semua tahu bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi keluarga besar PII adalah harga mati," kata Ketua KB PII Pusat, Nasrullah dalam sambutannya.

Bagi Nasrullah, tidak pernah sekalipun keluarga besar PII menolak NKRI, sehingga bila ada yang ingin merusak NKRI, PII akan selalu berada di depan.

Saat ini kata Nasrullah, KB PII tidak pernah lepas dari problematika umat, ekonomi, politik, sosial dan banyak masalah lainnya. Namun, semua menginginkan KB PII dapat memiliki masing-masing peran disetiap bidang tersebut.

"Kita semua pernah merasakan bagaiman membina pelajar, yang kita yakini mereka adalah calon pemimpin masa depan," ujarnya.

Sehingga jangan sampai dalam satu wilayah, ada KB PII, tetapi pengurus PII nya tidak aktif. Yang sangat diharapkan, dimana ada keluarga besar PII, di situ ada PII yang aktif.

Menurut Nasrullah, kepengurusan KB PII di periodenya saat ini ingin membangkitkan kembali pengurus-pengurus wilayah yang saat ini sedang tidak aktif.

Karena, kata dia, merupakan tanggung jawab pihaknya dan akan diselesaikan selama empat tahun ke depan. Selain itu, untuk daerah yng belum memiliki KB PII, pihaknya akan mendorong untuk membentuk kepengurusan di daerah tersebut.

"Saya berharap forum pelantikan ini sekaligus menjadi ajang silaturohim sesama KB PII," tutup Nasrullah.

Sementara itu, Gubernur Sulteng yang diwakili oleh staff ahli bidang pemerintahan Hidayat Lamakarate berharap KB PII dapat peka terhadap isu-isu sosial dalam kemaslahatan umat.

"Saya berharap pelantikan ini merupakan seremonial belaka, tetapi merupakan pijakan untuk lebih memberikan kerja nyata dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Saya ucapkan selamat bekerja semoga menjadi contoh yang baik bagi kader-kader organisasi selanjutnya," harap gubernur.

Ketua KB PII Sulteng Abd Rasyid Pusadan mengatakan bahwa momentum pelantikan KB PII saat ini merupakan hal yang sangat penting, setelah perjalan PII di Sulteng hampir 30 tahun lamanya.

Pengurus yang dilantik ini merupakan hasil musyawarah ke-2 bulan Juli 2016.

Bagi Rasyid, KB PII Sulteng siap berpartisipasi dan bersinegri dengan Pemda dalam menyukseskan pembangunan dikarenakan PII sebagai kader umat dan kader bangsa, lebih mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan golongan.