Nasdem Libatkan Pers Seleksi Caleg
Minggu, 5 Februari 2017 4:51 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulteng, Ahmad M Ali bersama jajaran pengurus parati tersebut. (Hamdin/ humas DPW Partai Nasdem Sulteng)
Palu, (Antarasulteng.com) - Partai Nasional Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah melibatkan kalangan akademisi dari perguruan tinggi tertentu dan pers dalam pembentukan tim seleksi bakal calon legislatif pada Pemilu 2019 dari partai politik tersebut.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulteng, Ahmad M Ali menyatakan di Palu, Sabtu, pembentukan dan keberadaan tim seleksi bakal caleg sebagai bentuk tindakan profesional untuk menghindari nepotisme dalam menentukan caleg.
"Iya, tim seleksi bakal calon legislatif keberadaan dan perannya sangat dibutuhkan dalam menentukan caleg. Nasdem saat ini sedang membutuhkan tokoh-tokoh yang berintegritas di masyarakat," katanya.
Anggota Komisi III bidang Hukum dan Perundang-undangan DPR-RI itu mengatakan bahwa DPW Partai Nasdem akan melibatkan akademisi dari perguruan tinggi sebanyak 2 orang untuk menjadi tim seleksi bakal calon legislatif Partai Nasdem.
Kata dia, DPW Nasdem juga bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu atau Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah untuk mengutus satu perwakilan menjadi timsel Bacaleg Nasdem.
Selain itu, sebut dia, DPW Nasdem juga ingin melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki kapasitas dan integritas untuk mengutus satu anggota perwakilannya bergabung menjadi timsel.
"Kami DPW Nasdem Sulteng melibatkan berbagai pihak dalam timsel bacaleg terdiri atas akademisi, pers, dan LSM. Hal ini agar proses seleksi dan penentuan caleg tidak sekedar akal-akalan," ujarnya.
Dia menguraikan setiap bakal calon yang telah lulus seleksi oleh timsel akan menjadi tanggung jawab DPW Nasdem untuk membantu menyosialisasikan ke basis agar lebih dikenal dan didukung oleh masyarakat.
"Setia calon legislatif yang belum duduk sebagai anggota legislatif akan kami bantu dari sosialisasi yaitu mengadakan baliho sebanyak 10 buah/ anggota calon legislatif," terangnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulteng, Ahmad M Ali menyatakan di Palu, Sabtu, pembentukan dan keberadaan tim seleksi bakal caleg sebagai bentuk tindakan profesional untuk menghindari nepotisme dalam menentukan caleg.
"Iya, tim seleksi bakal calon legislatif keberadaan dan perannya sangat dibutuhkan dalam menentukan caleg. Nasdem saat ini sedang membutuhkan tokoh-tokoh yang berintegritas di masyarakat," katanya.
Anggota Komisi III bidang Hukum dan Perundang-undangan DPR-RI itu mengatakan bahwa DPW Partai Nasdem akan melibatkan akademisi dari perguruan tinggi sebanyak 2 orang untuk menjadi tim seleksi bakal calon legislatif Partai Nasdem.
Kata dia, DPW Nasdem juga bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu atau Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah untuk mengutus satu perwakilan menjadi timsel Bacaleg Nasdem.
Selain itu, sebut dia, DPW Nasdem juga ingin melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki kapasitas dan integritas untuk mengutus satu anggota perwakilannya bergabung menjadi timsel.
"Kami DPW Nasdem Sulteng melibatkan berbagai pihak dalam timsel bacaleg terdiri atas akademisi, pers, dan LSM. Hal ini agar proses seleksi dan penentuan caleg tidak sekedar akal-akalan," ujarnya.
Dia menguraikan setiap bakal calon yang telah lulus seleksi oleh timsel akan menjadi tanggung jawab DPW Nasdem untuk membantu menyosialisasikan ke basis agar lebih dikenal dan didukung oleh masyarakat.
"Setia calon legislatif yang belum duduk sebagai anggota legislatif akan kami bantu dari sosialisasi yaitu mengadakan baliho sebanyak 10 buah/ anggota calon legislatif," terangnya.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor : Anas Masa
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Program Remaja Bernegara NasDem jadi "lab politik" bagi generasi muda
21 February 2025 14:46 WIB, 2025
Surya Paloh: Meski NasDem belum optimal, tapi masyarakat beri dukungan
11 November 2024 10:30 WIB, 2024
Surya Paloh: Singkirkan praktik transaksional jika ingin bangun bangsa
11 November 2024 10:28 WIB, 2024
Pengamat: PKS-PKB-NasDem berpotensi jadi partai "plus" KIM di Jakarta
07 August 2024 13:54 WIB, 2024
Relawan: Ucapan Surya Paloh ke Prabowo-Gibran contoh rekonsiliasi baik
21 March 2024 13:03 WIB, 2024
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020