Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan realisasi program cetak sawah hingga saat ini baru mencapai 80 hektare di daerah tersebut.
"Jadi program cetak sawah baru ini sudah mencapai 80 hektare dari total lahan yang dikontrak seluas 112 hektare," kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat ditemui awak media di Banawa, Rabu.
Ia mengemukakan pengerjaan cetak sawah tersebut sudah termasuk dalam penyewaan dan pembukaan lahan.
"Untuk luasan lahan program cetak sawah baru di Donggala mengalami perubahan dari 800 hektare menjadi 112 hektare," ucapnya.
Ia menuturkan penurunan luasan lahan untuk cetak sawah tersebut disebabkan adanya sebagian lahan masuk dalam kawasan hutan lindung dan adanya lahan perkebunan milik masyarakat.
"Ada juga lahan yang masuk sepadan sungai dan wilayah dengan kemiringan tertentu di wilayah pegunungan," sebutnya.
Menurut dia, anggaran yang digunakan pada program cetak sawah baru tersebut mencapai Rp3 miliar.
"Jumlah anggaran ini menurun karena memang yang kontrak setelah perubahan menjadi 112 hektare, jika mengacu usulan sebelumnya 800 hektare maka anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp24,9 miliar," kata dia.
Diketahui lokasi cetak sawah baru di Kabupaten Donggala tersebar di Kecamatan Sojol, Pinembani, Sirenja, Sindue Tombusabora, Labuan, dan Banawa Selatan.