Palu (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Tinombala 2026 Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkatkan intensitas pengamanan di sejumlah titik keramaian dan rumah ibadah di Kota Palu, guna memastikan keamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala 2026 Kompol Reky P.H. Moniung di Palu, Minggu, mengatakan peningkatan patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadhan maupun beraktivitas di pusat-pusat ekonomi.

"Sebanyak 40 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut yang terbagi dalam tiga unit kerja lapangan atau subsatgas," katanya.

Adapun fokus pengamanan menyasar sejumlah lokasi strategis di Kota Palu, salah satunya Masjid Raya Baitul Khairaat untuk memberikan rasa tenang bagi jamaah yang melaksanakan ibadah.

Selain rumah ibadah, personel juga melakukan patroli di kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat seperti Pasar Masomba dan Palu Grand Mall.

Di lokasi tersebut, petugas melakukan patroli dialogis dengan para pedagang, pengunjung hingga juru parkir guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, lanjut dia, pengamanan juga dilakukan di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri melalui patroli rutin di area bandara guna memberikan rasa aman bagi para pengguna jasa penerbangan yang mulai mengalami peningkatan mobilitas menjelang akhir Ramadhan.

Ia mengatakan penebalan pengamanan tersebut merupakan bentuk respons kepolisian terhadap meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.

Polda Sulawesi Tengah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor dengan memastikan kendaraan terkunci ganda saat ditinggalkan berbelanja atau beribadah.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujarnya.