Palu (ANTARA) - Bupati Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Rusli Moidady, mengatakan Lomba Desa tingkat kabupaten tahun 2026 bertujuan memetakan dan menentukan desa dengan kinerja terbaik sebagai percontohan dalam pemerataan pembangunan.
“Pelaksanaan Lomba Desa bertujuan untuk memetakan dan menentukan desa dengan kinerja terbaik yang dapat dijadikan sebagai percontohan (labsite) dalam rangka percepatan pemerataan pembangunan,” katanya dalam keterangannya di Palu, Minggu.
Ia mengatakan, lomba desa juga bertujuan untuk mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Selain itu, lanjut dia, lomba tersebut juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa dalam menjalankan tugas di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta untuk mengetahui capaian desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama satu tahun terakhir.
Lebih lanjut, Bupati memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan membawa manfaat bagi pembangunan desa.
Ia menjelaskan, Lomba Desa tahun 2026 mengangkat tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, yang menekankan pentingnya kemandirian, inovasi, serta peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan desa tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang fokus penggunaan Dana Desa yang mencakup delapan program prioritas.
Adapun delapan program tersebut di antaranya Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Ketahanan Pangan, Peningkatan Layanan Kesehatan, Penguatan Ekonomi Desa Melalui Koperasi, Hingga Pembangunan Infrastruktur dan Digitalisasi Desa.
“Karena itu, saya berharap seluruh elemen desa, mulai dari kepala desa, BPD, hingga masyarakat, terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendorong kemajuan dan kemandirian desa,” ujarnya.
Ia mengharapkan melalui lomba desa ini, mampu melahirkan desa-desa unggulan yang inovatif, mandiri dan berdaya saing.