
Polres-Banggai tingkatkan pengamanan arus balik Lebaran di pelabuhan

Palu (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Banggai, Sulawesi Tengah, meningkatkan pengamanan arus balik Lebaran 2026 di sejumlah pelabuhan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut.
Kasi Humas Polres Banggai Ajun Komisaris Polisi Saiman dalam keterangannya di Palu, Sabtu, mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode arus balik Lebaran.
"Dalam pengamanan ini, kami melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait," katanya.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, jumlah penumpang di Pelabuhan Pelni Luwuk mulai mengalami peningkatan sejak Kamis (26/3).
Pihaknya mencatat Kapal Motor (KM) Lady Lubato berangkat dari Luwuk menuju Banggai Kepulauan dengan membawa sebanyak 158 orang penumpang.
Selanjutnya, KM Tera Sanca juga diberangkatkan dari Luwuk menuju tujuan yang sama dengan membawa 430 penumpang.
Kemudian, KM Lady Viera meninggalkan Pelabuhan Luwuk dengan jumlah penumpang 188 orang, yang didominasi masyarakat yang kembali ke daerah asal usai merayakan Lebaran.
Selain di Pelabuhan Pelni, aktivitas penyeberangan juga terpantau meningkat di Pelabuhan Ferry ASDP Pagimana dengan KM Moinit berangkat menuju Gorontalo mengangkut sekitar 300 penumpang.
Tidak hanya penumpang, kapal tersebut juga membawa 46 unit sepeda motor, 10 unit minibus, lima unit truk, serta barang campuran dengan berat sekitar 4 ton, sehingga total muatan mencapai 385 ton.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, ia mengatakan personel gabungan TNI dsn Polri disiagakan sejumlah titik strategis, termasuk Pelabuhan Pelni Luwuk, Pelabuhan Penyeberangan Ferry, serta Pelabuhan Rakyat Luwuk.
Menurut ia, kehadiran aparat di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, pihak kepolisian juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di area pelabuhan, termasuk mengantisipasi praktik percaloan tiket dan potensi kejahatan lainnya yang dapat merugikan penumpang.
Ia menegaskan pengamanan akan terus dilakukan secara intensif hingga puncak arus balik Lebaran berakhir, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
"Kami ingin memastikan seluruh proses arus balik berjalan lancar, tertib, dan aman bagi masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengimbau para penumpang agar selalu memperhatikan keselamatan selama perjalanan, khususnya bagi orang tua yang membawa anak-anak, serta mematuhi aturan yang berlaku di pelabuhan maupun di atas kapal.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak membeli tiket melalui calo dan lebih memilih jalur resmi guna menghindari penipuan maupun kerugian lainnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
