Jakarta, (Antaranews Sulteng) - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan sinyal dari kotak hitam yang belum ditemukan, yakni "cockpit voice recorder" (rekaman suara kokpit) pesawat Lion Air JT 610 mati sejak dua hari lalu.
"Sekarang pun kita sudah tidak mendengar sinyalnya. Jadi dengan metode apapun akan mencari CVR itu," katanya.
Ia mengatakan seharusnya sinyal bisa bertahan hingga 30 hari dan ia mengaku tidak mengetahui penyebab sinyal tersebut mati.
"Saya tidak tahu. Saya tanya ke pabriknya ini tidak pernah terjadi," katanya.
Namun, Soerjanto bersikeras akan menemukan CVR dengan cara apapun sebagai salah satu kunci investigasi agar mengetahui penyebab kecelakaan JT 610.
"Saya enggak mau kalau CVR enggak ditemukan. Saya maunya berusaha, kesulitan itu saya enggak anggap itu. Saya anggapnya tantangan," katanya.
KNKT: sinyal CVR mati sejak dua hari lalu
Senin, 5 November 2018 19:53 WIB
Ketua Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi Soerjanto Tjahjono (Antara/Dewanto Samudro)
Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KNKT investigasi penyebab pesawat tergelincir di Bandara Morowali Sulteng
12 May 2023 6:29 WIB, 2023