Parigi Moutong raih nilai B penghargaan SAKIP Award
Selasa, 19 Februari 2019 22:18 WIB
Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai (Ketiga dari kiri) memegang piagam penghargaan SAKIP Award 2018 yang diserahkan Menteri Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Syarifuddin di Four Points Hotel, Makassar, Selasa (19/2). (Antaranews Sulteng/Humas Pemda)
Parigi (Antaranews Sulteng) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah karena berhasil menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan baik pada tahun 2018 dengan nilai rapor B.
Atas keberhasilan itu, Pemkab Parigi Moutong menerima piagam yang diserahkan Menteri PAN-RB Syafruddin kepada Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai bersama sejumlah kepala daerah lainnya yang juga menerima penghargaan yang sama di Four Points Hotel, Makassar, Selasa.
Dikesempatan itu, Menpan Syarifuddin mengatakan, SAKIP bukan hanya pemberian nilai, namun juga menggambarkan kemampuan instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan penggunaan anggaran dan dapat dipertanggungjawabkan demi memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Penerapan SAKIP yang baik, memastikan anggaran hanya dipergunakan untuk membiayai program ataupun kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan.
Menpan menyebut, penghematan anggaran terjadi dengan dihapusnya sejumlah kegiatan yang tidak penting dan yang tidak mendukung kinerja instansi.
"Saya mengajak seluruh kepala daerah agar tidak lagi bekerja hanya untuk membuat laporan atau hanya untuk menyerapanggaran," ujarnya.
Menurut Menpan, sekarang waktu bekerja harus fokus dari hulu ke hilir program. Efisiensi bukan hanya tentang cara memotong anggaran, tetapi juga penerapan manajemen berbasis kinerja.
Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD, khususnya 11 OPD yang telah dijadikan sample dalam penerapan SAKIP di kabupaten itu.
Wabup berharap, nilai SAKIP Parigi Moutong Tahun 2019 mendatang bisa mencapai nilai A.
"Kita ingin tahun 2019 nilai SAKIP kita lebih meningkat dari hari ini. Oleh karena itu seluruh OPD harus berkomitmen ditunjukan dengan kerja nyata agar hal itu bisa kita capai," harapnya usai menerima penghargaan didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Parigi Moutong Arman Maulana dan Kepala Inspektorat Moh Sakti Lasimpala.
Asisten Administrasi Umum Arman Maulana menambahkan, pencapaian target SAKIP dengan nilai A perlu perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan di setiap instansi harus dilakukan dengan baik.
Menurutnya, OPD harus bisa melakukan efesiensi dan efektifitas program kegiatan. Artinya program yang dilaksanakan harus benar-benar menyentu kepentingan dasar masyarakat sehingga berdampak positif terhadap anggaran digunakan dan tepat sasaran. "Kalau itu bisa kita lakukan, insya Allah SAKIP kita tahun 2019 bisa mencapai nilai A,"harapnya.
Arman, Sejak 2015 hingga 2016 nilai SAKIP Parigi Moutong masih mencapai kategori C, bahkan 2017 hanya sampai kategori CC,saat itu juga Bupati Samsurizal Tombolotutu memerintahkan kepada Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) agar intensif melakukan koordinasi dan pembimbingan dengan Kemenpan-RB dan Bagian Organisasi Pemprov Sulteng terkait penerapan SAKIP di kabupaten itu.
Selain itu, ada 11 OPD terlibat menjadi contoh dalam penerapan SAKIP tersebut "Ini prestasi yang membanggakan setelah melalui proses panjang," tuturnya.
Atas keberhasilan itu, Pemkab Parigi Moutong menerima piagam yang diserahkan Menteri PAN-RB Syafruddin kepada Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai bersama sejumlah kepala daerah lainnya yang juga menerima penghargaan yang sama di Four Points Hotel, Makassar, Selasa.
Dikesempatan itu, Menpan Syarifuddin mengatakan, SAKIP bukan hanya pemberian nilai, namun juga menggambarkan kemampuan instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan penggunaan anggaran dan dapat dipertanggungjawabkan demi memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Penerapan SAKIP yang baik, memastikan anggaran hanya dipergunakan untuk membiayai program ataupun kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan.
Menpan menyebut, penghematan anggaran terjadi dengan dihapusnya sejumlah kegiatan yang tidak penting dan yang tidak mendukung kinerja instansi.
"Saya mengajak seluruh kepala daerah agar tidak lagi bekerja hanya untuk membuat laporan atau hanya untuk menyerapanggaran," ujarnya.
Menurut Menpan, sekarang waktu bekerja harus fokus dari hulu ke hilir program. Efisiensi bukan hanya tentang cara memotong anggaran, tetapi juga penerapan manajemen berbasis kinerja.
Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD, khususnya 11 OPD yang telah dijadikan sample dalam penerapan SAKIP di kabupaten itu.
Wabup berharap, nilai SAKIP Parigi Moutong Tahun 2019 mendatang bisa mencapai nilai A.
"Kita ingin tahun 2019 nilai SAKIP kita lebih meningkat dari hari ini. Oleh karena itu seluruh OPD harus berkomitmen ditunjukan dengan kerja nyata agar hal itu bisa kita capai," harapnya usai menerima penghargaan didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Parigi Moutong Arman Maulana dan Kepala Inspektorat Moh Sakti Lasimpala.
Asisten Administrasi Umum Arman Maulana menambahkan, pencapaian target SAKIP dengan nilai A perlu perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan di setiap instansi harus dilakukan dengan baik.
Menurutnya, OPD harus bisa melakukan efesiensi dan efektifitas program kegiatan. Artinya program yang dilaksanakan harus benar-benar menyentu kepentingan dasar masyarakat sehingga berdampak positif terhadap anggaran digunakan dan tepat sasaran. "Kalau itu bisa kita lakukan, insya Allah SAKIP kita tahun 2019 bisa mencapai nilai A,"harapnya.
Arman, Sejak 2015 hingga 2016 nilai SAKIP Parigi Moutong masih mencapai kategori C, bahkan 2017 hanya sampai kategori CC,saat itu juga Bupati Samsurizal Tombolotutu memerintahkan kepada Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) agar intensif melakukan koordinasi dan pembimbingan dengan Kemenpan-RB dan Bagian Organisasi Pemprov Sulteng terkait penerapan SAKIP di kabupaten itu.
Selain itu, ada 11 OPD terlibat menjadi contoh dalam penerapan SAKIP tersebut "Ini prestasi yang membanggakan setelah melalui proses panjang," tuturnya.
Pewarta : Moh. Ridwan
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semua OPD di Sigi menerapkan SAKIP untuk pemerintahan bersih dan efektif
11 December 2024 14:35 WIB, 2024
Morowali Utara kembali mendapatkan penghargaan dari pusat, kali ini SAKIP Award
02 October 2024 9:18 WIB, 2024
Pemkab Parigi Moutong target nilai SAKIP tiga tahun ke depan meningkat
30 April 2021 22:03 WIB, 2021
Terpopuler - Parigi Moutong
Lihat Juga
Pemkab Parigi Moutong maksimalkan penggunaan alat manual padamkan karhutla
08 February 2026 10:12 WIB
Bupati Parigi Moutong minta kepala desa data kebun warga terdampak karhutla
06 February 2026 21:12 WIB
Pemkab Parigi Moutong buka opsi minta bantuan helikopter padamkan karhutla
05 February 2026 19:45 WIB
BPBD salurkan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Parigi Moutong
05 February 2026 13:01 WIB
BPBD Parigi Moutong genjot penanganan karhutla karena area terdampak meluas
04 February 2026 14:15 WIB