Bendahara Nasdem ajak warga Poso menangkan Jokowi
Selasa, 26 Februari 2019 18:56 WIB
Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad M Ali, dalam kampanye terbatas di Desa Silanca Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Selasa ( 26/2)sore. (Antaranews Sulteng/Humas Nasdem Sulteng M Hamdin)
Palu (ANTARA) - Palu, 26/2 (Antara News) - Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Ahmad M Ali mengajak warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah untuk memenangkan Calon Presiden nomor 1 Joko Widodo pada pemilihan umum 17 April 2019.
"Pada kesempatan ini, saya mengajak masyarakat di Kabupaten Poso, khususnya di Kecamatan Lage, untuk kembali memenangkan Jokowi pada pemilu 17 April 2019 mendatang," kata Ahmad M Ali, dalam keterangan tertulis Wakil Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Publik DPW Nasdem Sulteng Mohammad Hamdin, Selasa.
Ajakan itu disampaikan Ahmad M Ali, dalam kampanye terbatas di Desa Silanca Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Selasa sore.
Ketua Fraksi Nasdem di DPR-RI itu meyakinkan warga Poso dengan menyebut bahwaJokowi adalah Presiden terbaik yang pernah dimiliki bangsa Indonesia.
"Bayangkan, dia adalah Presiden yang lahir dari rahim rakyat. Dia bukan anak bangsawan, dia bukan konglomerat, dia hanyalah pedagang pasar yang kemudian menjadi Wali Kota, Gubernur dan saat ini mendapat keparcayaan rakyat menjadi Presiden," sebut Ahmad M Ali.
Karena Jokowi lahir dari rahim rakyat, sebut dia, maka saat menjadi Presiden, program-program kerakyatan-pun diluncurkannya sebagai solusi awal atas masalah bangsa ini.
Ia mengemukakan, apa saja program-program kerakyatan dari pemerintahan Jokowi ? terlalu banyak untuk diuraikan. "Diantaranya, program pembangunan infrastruktur dihampir seluruh wilayah di negeri ini.
Program Keluarga Harapan (PKH), Beasiswa, Program Indonesia Pintar, pembangunan desa melalui penyaluran dana desa dan masi banyak lagi," urai dia.
Lebih lanjut Anggota Komisi VII DPR-RI itu bertanya pada peserta kampanye, apakah masyarakat mau program-program kerakyatan ini dilanjutkan? Warga yang hadir pada kampanye itu menjawab, mau.
Warga bersedia program kerakyatan di lanjutkan oleh Jokowi. "Jika ingin program-program kerakyatan itu dilanjutkan, maka pilih dan menangkan pasangan Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di pemilu mendatang.
Caranya, sekembalinya dari tempat ini, kabarkan pada keluarga dan tetangga untuk memenangkan mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti," ujar dia.
Diakhir orasinya, Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem itu, memperkenalkan satu-persatu calon anggota legislatif dari Partai Nasdem dan meminta masyarakat untuk memilih mereka.
"Selain memenangkan pasangan Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di pemilu mendatang, saya juga meminta masyarakat untuk memenangkan caleg-caleg dari Partai Nasdem," sebut Haji Matu, sapaan akrab Ahmad M Ali.
Ahmad M Ali mengklaim caleg dari Partai Nasdem, adalah kader-kader terbaik milik partai besutan Surya Paloh di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Nasdem : Jokowi melawan Prabowo sekaligus melawan fitnah
"Pada kesempatan ini, saya mengajak masyarakat di Kabupaten Poso, khususnya di Kecamatan Lage, untuk kembali memenangkan Jokowi pada pemilu 17 April 2019 mendatang," kata Ahmad M Ali, dalam keterangan tertulis Wakil Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Publik DPW Nasdem Sulteng Mohammad Hamdin, Selasa.
Ajakan itu disampaikan Ahmad M Ali, dalam kampanye terbatas di Desa Silanca Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Selasa sore.
Ketua Fraksi Nasdem di DPR-RI itu meyakinkan warga Poso dengan menyebut bahwaJokowi adalah Presiden terbaik yang pernah dimiliki bangsa Indonesia.
"Bayangkan, dia adalah Presiden yang lahir dari rahim rakyat. Dia bukan anak bangsawan, dia bukan konglomerat, dia hanyalah pedagang pasar yang kemudian menjadi Wali Kota, Gubernur dan saat ini mendapat keparcayaan rakyat menjadi Presiden," sebut Ahmad M Ali.
Karena Jokowi lahir dari rahim rakyat, sebut dia, maka saat menjadi Presiden, program-program kerakyatan-pun diluncurkannya sebagai solusi awal atas masalah bangsa ini.
Ia mengemukakan, apa saja program-program kerakyatan dari pemerintahan Jokowi ? terlalu banyak untuk diuraikan. "Diantaranya, program pembangunan infrastruktur dihampir seluruh wilayah di negeri ini.
Program Keluarga Harapan (PKH), Beasiswa, Program Indonesia Pintar, pembangunan desa melalui penyaluran dana desa dan masi banyak lagi," urai dia.
Lebih lanjut Anggota Komisi VII DPR-RI itu bertanya pada peserta kampanye, apakah masyarakat mau program-program kerakyatan ini dilanjutkan? Warga yang hadir pada kampanye itu menjawab, mau.
Warga bersedia program kerakyatan di lanjutkan oleh Jokowi. "Jika ingin program-program kerakyatan itu dilanjutkan, maka pilih dan menangkan pasangan Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di pemilu mendatang.
Caranya, sekembalinya dari tempat ini, kabarkan pada keluarga dan tetangga untuk memenangkan mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti," ujar dia.
Diakhir orasinya, Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem itu, memperkenalkan satu-persatu calon anggota legislatif dari Partai Nasdem dan meminta masyarakat untuk memilih mereka.
"Selain memenangkan pasangan Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di pemilu mendatang, saya juga meminta masyarakat untuk memenangkan caleg-caleg dari Partai Nasdem," sebut Haji Matu, sapaan akrab Ahmad M Ali.
Ahmad M Ali mengklaim caleg dari Partai Nasdem, adalah kader-kader terbaik milik partai besutan Surya Paloh di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Nasdem : Jokowi melawan Prabowo sekaligus melawan fitnah
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor : Adha Nadjemudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Surya Paloh: Meski NasDem belum optimal, tapi masyarakat beri dukungan
11 November 2024 10:30 WIB, 2024
Surya Paloh: Singkirkan praktik transaksional jika ingin bangun bangsa
11 November 2024 10:28 WIB, 2024
Pengamat: PKS-PKB-NasDem berpotensi jadi partai "plus" KIM di Jakarta
07 August 2024 13:54 WIB, 2024
Relawan: Ucapan Surya Paloh ke Prabowo-Gibran contoh rekonsiliasi baik
21 March 2024 13:03 WIB, 2024
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020