Pembuat Games Angry Birs Untung 71 Juta Dolar AS
Sabtu, 6 April 2013 14:33 WIB
Pernak-pernik Angry Birds (reuters)
Jakarta (antarasulteng.com) - Pengembang games Rovio, perusahaan di balik permainan Angry
Birds yang ultra sukses, melaporkan telah meraih pendapatan 200 juta
dolar Ameriksa Serikat (AS) dan laba bersih 71 juta dolar AS pada 2012.
Pendapatan perusahaan Finlandia itu naik 101 persen dibanding 2011 yang hanya 96 juta dolar AS, menurut laporan Business Insider baru-baru ini.
Dalam 2012, Rovio telah menggandeng sejumlah pihak, seperti badan antariksa AS (NASA), National Geographic, dan Walmart untuk mengembangkan bisnisnya.
Perusahaan itu juga merilis empat permainan baru, Angry Birds Space, Amazing Alex, Bad Piggies, dan Angry Birds Star Wars.
Tapi, game bukanlah satu-satunya mesin uang Rovia. Perusahaan ini juga memiliki divisi produk konsumer yang menjual berton-ton boneka hewan Angry Birds, T-shirt, dan perlengkapan bermerek lainnya.
Rovio mempunyai ambisi besar. Chief Marjeting Officer (CMO) Rovio, Pete Vesterbacka, pada tahun lalu mengatakan bahwa perusahaannya ingin mengikuti jejak Disney menjadi merek hiburan yang jauh lebih besar.
Pendapatan perusahaan Finlandia itu naik 101 persen dibanding 2011 yang hanya 96 juta dolar AS, menurut laporan Business Insider baru-baru ini.
Dalam 2012, Rovio telah menggandeng sejumlah pihak, seperti badan antariksa AS (NASA), National Geographic, dan Walmart untuk mengembangkan bisnisnya.
Perusahaan itu juga merilis empat permainan baru, Angry Birds Space, Amazing Alex, Bad Piggies, dan Angry Birds Star Wars.
Tapi, game bukanlah satu-satunya mesin uang Rovia. Perusahaan ini juga memiliki divisi produk konsumer yang menjual berton-ton boneka hewan Angry Birds, T-shirt, dan perlengkapan bermerek lainnya.
Rovio mempunyai ambisi besar. Chief Marjeting Officer (CMO) Rovio, Pete Vesterbacka, pada tahun lalu mengatakan bahwa perusahaannya ingin mengikuti jejak Disney menjadi merek hiburan yang jauh lebih besar.
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Central Sulawesi breeds rare, endemic maleo birds to boost population
20 August 2020 15:10 WIB, 2020
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020